Zumar: Rombongan yang Diikat oleh Cinta kepada Imam 5
Kalau salah memilih imam, salah pula zumar-nya.
Dalam Doa Kumail kita membaca,
وَهَبْنِي صَبَرْتُ عَلَىٰ حَرِّ نَارِكَ فَكَيْفَ أَصْبِرُ عَلَىٰ فِرَاقِكَ
“Ya Allah, andaikan aku sanggup bersabar atas panasnya api-Mu, bagaimana mungkin aku sanggup bersabar karena berpisah dari-Mu.”
Sayyid Kamal menjelaskan bahwa kepedihan terbesar bukan hanya panasnya neraka.
Tetapi ketika kita melihat kemuliaan yang Allah berikan kepada rombongan para syuhada, sementara kita tidak berada bersama mereka.
Itulah perpisahan yang paling menyakitkan.
Tahun ini saya sangat ingin berada di Arba’in.
Sejak awal saya ikut dalam berbagai persiapan.
Bukan karena tidak diajak.
Tetapi pada saat terakhir wilayah udara ditutup sehingga perjalanan tidak memungkinkan.
Teman-teman mengirimkan banyak video.
Saya tidak sanggup membukanya.
Bukan karena tidak ingin melihat.
Tetapi karena kerinduan itu terlalu besar.
Saya takut hati ini semakin rindu berada di sana.
Maka berbahagialah mereka yang Allah pilih untuk hadir di Karbala.

