Zumar: Rombongan yang Diikat oleh Cinta kepada Imam 7
Mereka merasa tertinggal dari para syuhada.
Itulah pelajaran Arba’in.
Merindukan akhir hidup di jalan Allah.
Jutaan manusia berjalan menuju Karbala.
Berbeda bangsa.
Berbeda bahasa.
Berbeda warna kulit.
Tetapi mereka dipersatukan oleh satu cinta.
Cinta kepada Imam Husain as.
Sebagaimana orang yang bertawaf mengelilingi Ka’bah.
Tubuhnya bergerak.
Tetapi hatinya terpaut kepada Baitullah.
Demikian pula para peziarah Arba’in.
Kakinya melangkah menuju Karbala.
Tetapi ruhnya telah lama berada di sisi Abi Abdillah.
Semoga Al-Ahyarham dimuliakan Allah karena kecintaannya kepada Imam Husain as.
Kalau ada kemuliaan pada diri kita, bukan karena diri kita.
Semata karena kemuliaan Rasulullah saw. dan Ahlulbait as.
Semoga Allah menghimpunkan kita semua dalam satu zumar, satu rombongan para pecinta Abi Abdillah.
Sehingga penyesalan,
يا ليتنا كنا معكم فنفوز فوزًا عظيمًا
“Andai kami dahulu bersama kalian, niscaya kami memperoleh kemenangan yang agung.”
tidak hanya menjadi ucapan lisan, tetapi menjadi doa agar kelak Allah benar-benar menghimpunkan kita bersama Imam Husain as., para syuhada, dan orang-orang saleh.
Al-Fatihah… ma’a shalawat.

