Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Agama & Aliran

Islam Agama Pembebasan Kaum Tertindas Bag 1

Islam Agama Pembebasan Kaum Tertindas Bag 1

Nabi-Nabi Ibrahimiah sebalikya, mereka berasal dari lingkungan rakyat jelata, berdakwah bermula dari kalangan rakyat jelata, dan pengikut-pengikut pertama mereka juga datang dari kalangan rakyat jelata. Mislanya histori Nabi Ibrahim as yang menentang Raja Namrud. Nabi Musa as lahir dari rakyat jelata, membela kelompok yang tertindas – saat itu orang-orang Israel yang dianiaya dan ditindas – dan selalu menentang kerajaan. Bahkan dalam Al Quran diceritakan Nabi Nuh as diejek: “pengikutmu hanyalah aradziluna (orang-orang gembel diantara kami).” Kemudia Al Quran juga menegaskan, “Setiap Kami menurunkan pemberi peringatan kepada suatu kaum, maka yang paling pertama menentangnya ialah orang-orang mutraf (kaya) yang berkata, “Kami yang paling banyak memiliki kekayaan dan pasukan. Dan kami kafir terhadap apa yang diwahyukan kepadamu” (QS 34: 34-35).

Baca Yang lain

Kitab Fatawa Al-Aimmah Al-Najdiyah: Pengikut Asyari Sesat Karena Miliki Pemikiran Ta’thil yang Bersumber dari Yahudi, Musyrikin dan Para Filosof

Kitab Fatawa Al-Aimmah Al-Najdiyah: Pengikut Asyari Sesat Karena Miliki Pemikiran Ta’thil yang Bersumber dari Yahudi, Musyrikin dan Para Filosof Catatan ini menempatkan pengikut Mu’tazilah dan Asyari sebagai mazhab sesat karena dianggap memiliki pemikiran Ta’thil (meniadakan sifat Ilahi yang telah di tetapkan Allah dan RasulNya) yang bersumber dari Yahudi, musyrikin, Shabiin dan para filosof.

Baca Yang lain

Muhammad bin Abdul Wahhab dan Sosok yang Dikafirkan

Muhammad bin Abdul Wahhab dan Sosok yang Dikafirkan Perbuatan ini terekam dengan jelas di dala kitab Ad-Duddurarul As-Shanniyah fi Ajwibah an-Najdiyah yang ditulis oleh sederet ulama, lalu dikumpulkan dan disusun oleh Ibn Qasem Abdurrahman. Kitab tersebut berisi tentang perkumpulan ulama-ulama Najd dari zaman Muhammad Abdul Wahhab hingga zaman sang penulis.

Baca Yang lain

Muhammad bin Abdul Wahhab Pernah Mengkafirkan Kuam Muslim?

Muhammad bin Abdul Wahhab Pernah Mengkafirkan Kuam Muslim? Dengan membaca pernyataan dari saudara Muhammad bin Abdul Wahhab, hal ini memberikan fakta lain tentang Muhammad bin Abdul Wahhab. Mungkin, bagi sebagian orang, susah untuk percaya, namun bukan sebuah kemustahilan dia mengkafirkan orang, apalagi hal ini diceritakan oleh saudaranya sendiri, yang tahu betul siapa dia.

Baca Yang lain

Syarat Mengikuti Ajaran Wahabi dengan Bersyahadat Mengkafirkan Muslim Lainnya

Syarat Mengikuti Ajaran Wahabi dengan Bersyahadat Mengkafirkan Muslim Lainnya Dalam catatan di atas pula, kita melihat bahwa mereka yang hendak mengikuti kelompok ini disyaratkan untuk bersyahadat terlebih dahulu, kemudian bersaksi bahwa dirinya sebelumnya adalah kafir dan bersaksi untuk mengkafirkan yang lainnya termasuk orangtuanya dan para ulama terdahulu. Jika hal itu dilakukan maka mereka akan diterima, jika tidak, mereka akan dibunuh.

Baca Yang lain

Abdul Aziz bin Baz Pernah Kafirkan Kelompok Islam Ini

Abdul Aziz bin Baz Pernah Kafirkan Kelompok Islam Ini Pernyataan di atas melengkapi apa yang diutarakan oleh Sulaiman bin Abdul Wahhab tentang saudaranya, yang mengkafirkan kaum Muslim. Artinya, data ini menjadi awal dari pembuktian kalau Wahabi adalah ajaran yang tidak sulit untuk mencap ‘kafir’ orang lain, sekalipun mereka adalah orang yang mengimani Allah Swt. dan Rasul-Nya.

Baca Yang lain

Muhammad bin Abdul Wahab: Ziarah Kubur, Tawassul Serta Minta Syafaat adalah Perbuatan Syirik dan Sebabkan Kekafiran

Muhammad bin Abdul Wahab: Ziarah Kubur, Tawassul Serta Minta Syafaat adalah Perbuatan Syirik dan Sebabkan Kekafiran Jadi dengan jelas terlihat dalam literatur di atas bahwa Muhammad bin Abdul Wahab meyakini kekafiran orang-orang yang memuliakan serta mengagungkan sosok auliya Allah atau orang-orang saleh yang kemudian ia labeli dengan  “penyembah auliya, dan orang saleh”. Padahal kaum muslimin yang ia adili tersebut tidak pernah menyembah nabi, auliya maupun orang saleh. Yang mereka lakukan baik dalam ziarah kubur maupun dalam twassul adalah mendekatkan diri kepada Allah melalui kedudukan yang dimiliki oleh manusia-manusia agung tersebut di sisi Allah. 

Baca Yang lain

Wahabi Memusyrikan dan Menghalalkan Darah Muslimin yang Bertawasul

Wahabi Memusyrikan dan Menghalalkan Darah Muslimin yang Bertawasul Dengan melihat catatan di atas, kita telah ketahui bahwa salah satu pandangan mereka (kelompok Wahabi) ialah menganggap tawasul atau berharap Syafaat sebagai sebuah kesyirikan, dan kaum muslimin yang meyakini serta melakukannya dianggap musyrik, lebih dari itu, darah maupun hartanya halal bagi mereka. Jika kita menengok sejarah, kita dapati kelompok ini telah melakukan berbagai invasi, penghancuran dan pembunuhan terhadap kaum muslimin lainnya. Hal ini tak lepas dari pandangan mereka yang ekstrim, salah satunya ialah yang telah kita sebutkan di atas.

Baca Yang lain

Semenjak Kapan Syiah Muncul?

Semenjak Kapan Syiah Muncul? Sekelompok sahabat pada masa Rasulullah Saw dengan mendengarkan ayat-ayat dan riwayat terkait urusan imamah, wilayah dan khilafah Imam Ali As, setelah Rasulullah Saw, beriman kepadanya dan menerima kepemimpinannya serta termasuk orang-orang yang setia kepada Imam Ali As. Kelompok ini semenjak masa itu terkenal dengan sebutan Syiah Ali As.

Baca Yang lain

Anak-Anak Saud Perangi dan Jarah Penduduk Oman

Anak-Anak Saud Perangi dan Jarah Penduduk Oman Peristiwa tersebut meskipun tidak berangkat dari keinginan Saud, atau dengan kata lain adalah buah dari inisiatif anak-anaknya yang membangkang, namun hasilnya yang terjadi tidak jauh seperti yang telah dikerjakan oleh ayah mereka, yakni pembantaian dan penjarahan.

Baca Yang lain

Kelompok Wahabi Lakukan Penyerangan dan Perampasan Penduduk Qatar

Kelompok Wahabi Lakukan Penyerangan dan Perampasan Penduduk Qatar dan pada tahun tersebut (1206 H) atas perintah Abdul Aziz, Sulaiman bin Afisan bersama dengan pasukannya dari penduduk Kharaj dan selainnya melakukan penyerangan. Ia bergerak menuju Qatar yang masyhur, berada di antara Amman dan Bahrain. Ia berhdapan dengan sekitar 50 penunggang kuda. Lalu ia menyerbu dan memerangi mereka sampai mengalami kekalahan. Sulaiman dan tentranya menemui kemudian membunuh kecuali sebagian kecil dari mereka. Terakhir ia merampas tunggangan mereka

Baca Yang lain

Di Masjid, Utsman bin Ma’mar Dibunuh oleh Kelompok Wahabi

Di Masjid, Utsman bin Ma’mar Dibunuh oleh Kelompok Wahabi Salah satu pembunuhan yang terjadi pada masa itu ialah pembunuhan Utsman bin Ma’mar yang merupakan seorang hakim di daerah Uyainah. Mereka melakukan pembunuhan itu lantaran menganggap Utsman seorang jahat yang melawan ahli tauhid. Dan yang miris ialah mereka melakukan pembunuhan itu setelah Utsman selesai melaksanakan salat jumat di masjid. Hal ini tercatat dalam kitab Tarikh Najd milik Ibn Ghonam.

Baca Yang lain

Penyerangan Wahabi ke Tsarmada, Dulam, Na’jan dan Ihsa

Penyerangan Wahabi ke Tsarmada, Dulam, Na’jan dan Ihsa Penyerangan-penyerangan seperti di atas, pada masa itu sangat gencar dilakukan oleh kelompok Wahabi dan keluarga Saud, sehingga banyak sekali darah yang tertumpahkan akibat gerakan tersebut, belum lagi dengan kerugian yang dihasilkan dengan perampasan harta serta penghancuran bangunan-bangunan. Meskipun tidak dalam setiap kali invasi yang mereka lancarkan itu membuahkan kemenangan, namun pada akhirnya secara keseluruhan mereka memperoleh dominasi di tengah-tengah kaum muslimin di Hijaz pada masa itu.  

Baca Yang lain

Kelompok Wahabi Bakar Perpustakaan Paling Berharga di Dunia

Kelompok Wahabi Bakar Perpustakaan Paling Berharga di Dunia Tulisan di atas menerangkan bagaimana kelompok Wahabi telah melakukan penghancuran dan pembakaran perpustakaan yang paling bernilai di dunia. Mereka telah melakukan kesalahan besar dengan membakar sumber intelektual dan sejarah umat Islam yang sangat berharga. Mereka telah melenyapkan puluhan ribu buku, dokumen langka serta manuskrip yang ada tulisan khat Nabi Saw, Ali bin Abi Thalib dan para sahabat lainnya. Hal ini sangat disayangkan, mengingat perpustakaan tersebut menyimpan “harta karun” khazanah keIslaman yang tidak bisa dibandingkan dengan miliyaran mata uang manapun. Wallahu A’lam  

Baca Yang lain

Wahabi Ubah Tempat Kediaman Sayidah Khadijah Jadi Toilet

Wahabi Ubah Tempat Kediaman Sayidah Khadijah Jadi Toilet Rumah sayidah Khadijah tentunya memiliki nilai tersendiri dalam sejarah lahirnya Islam. Bagaimana tidak, sementara ia adalah salah satu sosok utama yang memberikan dukungan terhadap gerakan Rasulullah Saw yang berpengaruh hingga saat ini. Dan sejak di rumah itu pula Nabi mulai mendapatkan wahyu dari Allah Swt, artinya rumah itu pun pernah menjadi tempat kediaman Nabi Saw.

Baca Yang lain

Kelompok Wahabi Mengubah Tempat Kelahiran Nabi Saw Jadi Pasar Hewan

Kelompok Wahabi Mengubah Tempat Kelahiran Nabi Saw Jadi Pasar Hewan Oleh karena itu penghancuran-penghancuran yang dilakukan kelompok ini sebenarnya merupakan kesalahan besar yang tidak dapat dimaafkan serta dilupakan begitu saja karena pada dasarnya berdampak secara langsung terhadap agama Islam itu sendiri.

Baca Yang lain

Wahabi dan Penyerangan ke Masyhad dan Bashrah

Wahabi dan Penyerangan ke Masyhad dan Bashrah Sampai di sini, kita bisa melihat bahwa gerakan yang dilakukan oleh pemerintahan Saud dan Muhammad bin Abdul Wahhab, banyak diwarnai dengan pertumpahan darah, perusakan makam-makam, penjarahan dan lain-lain. Hal ini tidak lain merupakan wajah dari radikalisme yang mulai tumbuh pada masa itu, ditanbah kenyataan bahwa kebanyakan dari orang-orang yang mereka perangi pun merupakan muslimin.

Baca Yang lain

Wahabi dan Penghancuran Kuburan di Madinah

Wahabi dan Penghancuran Kuburan di Madinah Tentunya termasuk di dalamnya adalah makam al-Baqi yang merupakan pemakaman tertua yang mana di sana terdapat banyak kuburan para tokoh penting Islam. Semua itu dibongkar oleh para pengikut Saud dan Muhammad bin Abdul Wahhab. Oleh sebab itu, yang menjadi catatan di sini ialah alasan utama dibalik perusakan yang mereka lakukan di setiap tempat, tidak lain lahir dari pemikiran dan ajaran yang digemakan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab dengan dalih bahwa hal tersebut menodai nilai-nilai Tauhid.

Baca Yang lain

Ketika Saud bin Abdul Aziz Bersama Pengikut Wahabi Menghancurkan Kuburan Di Kota Mekkah

Ketika Saud bin Abdul Aziz Bersama Pengikut Wahabi Menghancurkan Kuburan Di Kota Mekkah Dengan alasan memerangi kesyirikan serta pemurnian akidah, makam serta bangunan-bangunan yang berada di sekitar kuburan para pembesar umat termasuk para sahabat Nabi Saw, telah mengalami penghancuran serta perataan dengan tanah. Yang dalam catatan di atas hal tersebut dilakukan di kota Makkah.

Baca Yang lain

Muhammad bin Abdul Wahhab Pernah Merusak Kuburan Sahabat Nabi

Muhammad bin Abdul Wahhab Pernah Merusak Kuburan Sahabat Nabi Abdul Wahhab tak mau bergerak kalau ia sendirian dalam aksinya tersebut. Dan pada akhirnya, karena banyaknya tekanan dari sekelompok orang, ia merusak kuburan itu dengan tangannya sendiri. seperti yang sudah penulis singgung di atas, perbuatan tak terpuji ini kemudian mendarah daging ke diri pengikutnya.

Baca Yang lain