Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Tafsir

Ketika Al-Qur’an Bercerita Tentang Wahyu

Ketika Al-Qur’an Bercerita Tentang Wahyu

Penafsiran ini tentu menimbulkan kritik dari beberapa mufassir kenaman seperti al-Alusi dan al-Qurthubi yang menyatakan bahwa segenap petunjuk Allah kepada hambanya sebagaimana yang diceritakan dalam Al-Qur’an adalah wahyu meskipun mereka tidak mendapatkan tugas menjadi nabi dan rasul. Menurut banyak mufasir wahyu bermakna sangat luas sebagaimana yang juga diutarakan oleh Ibnu Faris dalam kitab “Mu’jam Maqayis al-Lughah” bahwa wahyu secara bahasa adalah pemberitahuan dengan cara yang samar.

Baca Yang lain

Apa maksud ayat-ayat 85 hingga 87 surah al-Hijr?

Apa maksud ayat-ayat 85 hingga 87 surah al-Hijr? Allah Swt, pada ayat-ayat di atas, menyebutkan hak dan teleologisnya penciptaan langit dan bumi (bahwa penciptaan bumi dan langit memiliki tujuan). Di samping itu, ayat-ayat ini menganjurkan kepada Rasulullah Saw untuk bersikap santun dan tetap hormat dalam menghadapi pelbagai sikap keras kepala, fanatisme, kebodohan, cercaan, penentangan para musuh dan orang-orang bodoh. Allah Swt bahkan meminta Rasulullah Saw untuk memaafkan mereka dan tetap ramah menghadapi mereka.

Baca Yang lain

Kegagalan Menafsir Mimpi

Kegagalan Menafsir Mimpi Mimpi adalah hal yang akrab bagi semua manusia, semua orang yang dewasa ketika tidur pasti pernah bermimpi. Melihat, mendengar, merasakan berbagai kejadian di alam mimpi.  

Baca Yang lain

Telaah Almaidah 33, Siapa Musuh yang Harus diwaspadai di Jaman ini

Telaah Almaidah 33, Siapa Musuh yang Harus diwaspadai di Jaman ini Ayat ini adalah sebuah hukum untuk sekelompok pasukan yang telah mengusik harta dan nyawa masyarakat. Maharib (alazi yuharibu) adalah orang yang dengan senjata dan ancaman menyerang dan membunuh masyarakat. Mengambil paksa harta benda mereka. Orang-orang seperti ini harus dihukum dengan keras.

Baca Yang lain

Telaah Ayat Alastu Birobbikum Qalu Bala

Telaah Ayat Alastu Birobbikum Qalu Bala Manusia diciptakan itu merupakan kewajiban atau haknya Dia. Disini hak utama sebenarnya pada Sang Maha pencipta. Jadi terserah Dia mau menciptakan atau tidak. Dia menciptakan atau tidak menciptakan tidak memberikan keuntungan (Dia Maha Kaya) atau kerugian kepadanya (Dia Maha Kuasa, Maha Kuat).  

Baca Yang lain

Telaah Singkat atas Tafsir Ilmi

Telaah Singkat atas Tafsir Ilmi Semua sepakat bahwa Quran bukanlah buku sains (science), buku yang berisi tentang kajian-kajian ilmiah semata, Quran merupakan sebuah kitab suci yang memiliki mukhatab semua manusia, baik yang masih baru baligh, remaja, dewasa atau sudah tua. Sudah berjalan beberapa tahun dikalangan pemerhati Quran akan munculnya corak tafsir baru dengan konsep tafsir ilmi, tafsir dengan dasar melihat isyarat-isyarat keilmuan kontemporer yang ada dalam ayat-ayat Quran.

Baca Yang lain

Ketika Alhamdulillahirobbil alamin Menemukan Misdaqnya

Ketika Alhamdulillahirobbil alamin Menemukan Misdaqnya Kenyataan adalah bahwa semua yang disebutkan Allah dalam Quran itu tidak ada unsur keragu-raguan apalagi kebohongan semua adalah hal yang pasti, tidak ada keraguan didalamnya. Mari kita telaah ayat-ayat lain yang mendukung bahwa suatu ketika alam ini akan penuh dengan tasbih kepada Allah SWT.

Baca Yang lain

Para Ahli Tafsir Quran dan Menjadi Rujukan di Zamannya

Para Ahli Tafsir Quran dan Menjadi Rujukan di Zamannya “Ketika turun ayat (QS.33:33) ” Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, wanita-wanita kami dan wanita-wanita kamu dan diri kami dan diri kamu.. “Rasulullah saw menanggil ‘Ali bin Abi Thalib, Fatimah, Hasan dan Husein kemudian beliau bersabda : “Ya Allah, merekalah Ahlul Baitku (keluargaku) “.

Baca Yang lain

Menelaah Ayat Penghuni Khutamah

Menelaah Ayat Penghuni Khutamah Dalam ayat ini dijelaskan bahwa Neraka Khutamah adalah sebuah neraka dimana api yang ada disana tidak hanya membakar dan menyiksa jasad, lebih dari itu api neraka Huthamah juga membakar sampai ke hati. Ini gambaran betapa dahsyatnya penderitaan orang yang gemar mencaci dan mengumpat orang lain.

Baca Yang lain

Lalat dan Lebah dalam Al-Qur’an

Lalat dan Lebah dalam Al-Qur’an Ada kisah anjing yang setia menyertai ashabul kahfi. Dan masih banyak kisah yang lainnya. Kali ini kita akan mengkaji kisah tentang lebah dan lalat dalam Al-Qur’an. Keduanya sama-sama dari jenis serangga, namun keduanya memiliki perbedaan yang sangat nyata.

Baca Yang lain

Menelaah Makna Yuwaswisu fi Shudurinnas

Menelaah Makna Yuwaswisu fi Shudurinnas  Dalam Tafsir Qumi disebutkan bahwa Khannas adalah salah satu dari nama setan yang membisiki hati manusia karena itu orang ada yang menjadi lalai dan khilaf dari mengingat Allah Swt. Namun disini tidak bisa semata-mata menyalahkan setan dengan perbuatannya itu. Sebab pada saat manusia dibisiki manusia tidak dalam kondisi terpaksa, dia memiliki pilihan untuk mengikuti bisikan itu atau menolaknya. Jadi ketika ada orang yang lalai berarti dia telah memilih untuk lalai, memilih untuk mengikuti bisikan setan.

Baca Yang lain

Kepemimpinan Dalam Surat Annas

Kepemimpinan Dalam Surat Annas Kesempatan untuk berbuat baik kepada orang lebih banyak Keputusan yang sesuai ridha Allah adalah kesempatan besar dalam meraih pahala berkhidmat pada masyarakat yang banyak, berbuat baik kepada banyak orang dengan skala yang lebih besar jelas pahalanya jauh lebih besar.

Baca Yang lain

Nilai Penting Ulumul Qur’an dalam Tafsir dan Terjemah Quran

Nilai Penting Ulumul Qur’an dalam Tafsir dan Terjemah Quran AlQuran adalah wahyu ilahi yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw baik dari sisi lafadz maupun ma’na. Wahyu ilahi ini tertulis dalam mushaf dan dinuqil secara mutawatir. Quran adalah sanad hidup dan rujukan utama dalam Islam serta mu’jizat abadi dari Allah SWT yang dipersembahkan bagi manusia maupun jin.

Baca Yang lain

Renungan Singkat dari Surah An Nas Makna dari Audzu

Renungan Singkat dari Surah An Nas Makna dari Audzu Kata Audzu tidak hanya bermakna kita meminta perlindungan saja tapi juga mengandung makna kita menjauhkan diri dari kondisi atau suatu hal yang bisa mendatangkan bisikan-bisikan yang tidak baik dan merugikan

Baca Yang lain

Tafsir: Kerusakan yang Ditimbulkan Orang Munafik

Tafsir: Kerusakan yang Ditimbulkan Orang Munafik “Dan jika dikatakan kepada mereka, ’Janganlah kalian membuat kerusakan di bumi!’, mereka berkata kami adalah orang-orang pembuat kebaikan. Ketahuilah bahwa mereka itu adalah para pembuat kerusakan, namun mereka tidak merasa”. (Al-Baqarah: 11-12)

Baca Yang lain

Tafsir Surah Al-Ikhlas dan Keutamaan Membacanya

Tafsir Surah Al-Ikhlas dan Keutamaan Membacanya Surah al-Ikhlas memiliki banyak nama. Ada hampir 20 nama. Surah al-Muqasqisah, surah an-Najaah, al-Jamaal, al-Amaan, an-Nisbah dan lain-lain. Surah ini merupakan wahyu yang ke-19.  

Baca Yang lain

Tafsir Surah Al-Kafirun (Bagian 1)

Tafsir Surah Al-Kafirun (Bagian 1) Surah al-Kafirun merupakan wahyu ke-18 yang diterima oleh Kanjeng Nabi Muhammad di Mekkah (Makiyyah). Ada ulama lain yang mengatakan bahwa surah al-Kafirun adalah wahyu yang ke-19. Nama lain dari surah al-Kafirun adalah al-Munaabadzah, al-Mu’abadah, Ikhlasul Ibadah, al-Musyaqsyaqah dan lainnya.

Baca Yang lain

Seri Ayat Kursi يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ

Seri Ayat Kursi يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ Dalam seri tafsir ayat kursi, sampailah kita pada penggalan ayat, يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ “Dia Mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka.”

Baca Yang lain

Seri Ayat Kursi : Makna Dibalik Sifat الْحَيُّ الْقَيُّوم

Seri Ayat Kursi : Makna Dibalik Sifat الْحَيُّ الْقَيُّوم Dalam seri tafsir ayat kursi, kita telah sampai kepada sifat-sifat Allah yang termuat didalamnya. Apa saja sifat-sifat tersebut?

Baca Yang lain

Dua Surat yang Didahului dengan Kalimat “Celaka !”

Dua Surat yang Didahului dengan Kalimat “Celaka !” Didalam Al-Qur’an, ada dua surat yang didahului dengan kalimat “Celaka !”, yaitu dalam firman Allah swt, وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ “Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!” (QS.al-Muthaffifin:1) وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ “Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela.” (QS.al-Humazah:1)

Baca Yang lain