Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Akidah

Pengertian Hukum Karma

Pengertian Hukum Karma

Hukum karma dalam ajaran Islam bermakna reaksi dari amalan-amalan baik dan buruk manusia. Menurut Islam, reaksi dan hasil sebagian perbuatan manusia akan nampak terlihat di dunia ini berupa efek wadh’i amalan-amalan dan kembali kepada manusia itu sendiri.

Baca Yang lain

Mengapa Tuhan Menciptakan Setan?

Mengapa Tuhan Menciptakan Setan? Banyak yang bertanya bahwa sekiranya manusia diciptakan untuk mencapai kesempurnaan dan kebahagiaan melalui jalan penyembahan (ibadah), keberadaan setan sebagai makhluk pembinasa adalah oposisi kesempurnaan. Apakah alasannya  sehingga setan mesti ada? Ia adalah makhluk yang licik, penuh dendam, makar, penuh tipu-daya, dan beracun!

Baca Yang lain

Batasan Taqiyah

Batasan Taqiyah Tolong sebutkan batasan taqiyah itu dengan beberapa contoh kasus seperti dalam: 1. Menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa zalim. 2. Kemunafikan dan dua muka. 3. Menerima kezaliman. 4. Amar makruf dan nahi mungkar.

Baca Yang lain

Nikmat Akan Terasa Setelah Datangnya Musibah

Nikmat Akan Terasa Setelah Datangnya Musibah Allah berfirman, وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا “Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, maka kalian menjadi bersaudara karena nikmat-Nya.” (QS.Ali Imran:103)

Baca Yang lain

Apakah hakikat sunatullah?

Apakah hakikat sunatullah? Sunah secara leksikal adalah jalan, thariqat dan aturan. Sunah berasal dari kata dasar sanna, yasunnu. sunnah yaitu aturan yang dibuat. Bentuk pluralnya adalah sunnan. Oleh itu, definisi secara leksikal sunatullah atau sunah Ilahi adalah jalan, cara Tuhan dan aturan-Nya.

Baca Yang lain

KOALISI IMAN – AMAL

KOALISI IMAN – AMAL Hablum minallah atau hubungan dengan Allah merupakan sebentuk relasi vertikal. Sementara hablum minannas atau hubungan dengan manusia adalah relasi horizontal.

Baca Yang lain

Bada’ Menurut Ulama Syiah dan Ahlussunnah

Bada’ Menurut Ulama Syiah dan Ahlussunnah Oleh itu, ungkapan-ungkapan yang digunakan dalam riwayat ini perlu di perlu di perhatikan, dimana hal itu sesuai dengan ungkapan yang digunakan dalam literatur-literatur Syiah. Dan dalam kandungan bada itu sendiri antara dua ulama mazhab (Syiah dan Ahlusunnah) tidak ada perbedaan sama sekali.

Baca Yang lain

NADZAR UNTUK SELAIN ALLAH (BAGIAN2)

NADZAR UNTUK SELAIN ALLAH (BAGIAN2) Tolok ukur yang tepat dalam nadzar adalah niat dan bukan keserupaan dengan sesuatu atau tidak. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya semua perbuatan dinilai dari niatnya”.

Baca Yang lain

NADZAR UNTUK SELAIN ALLAH (BAGIAN1)

NADZAR UNTUK SELAIN ALLAH (BAGIAN1) Tolok ukur yang tepat dalam nadzar adalah niat dan bukan keserupaan dengan sesuatu atau tidak. Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya semua perbuatan dinilai dari niatnya”.

Baca Yang lain

METODE DALAM KALAM SYAIKH AL-MUFID DAN DALAM TEOLOGI KRISTEN

METODE DALAM KALAM SYAIKH AL-MUFID DAN DALAM TEOLOGI KRISTEN Penyamaan ilm al-kalâm dengan teologi dalam bahasa Barat tidak terlalu akurat karena keduanya beranjak dari titik yang berbeda. Tujuan kalâm, adalah untuk mempertahankan dan menjelaskan eksistensi Tuhan.

Baca Yang lain

Berakidah dan berkeyakinan

Berakidah dan berkeyakinan “Oh Tuhanku yang Maha Penyayang! saya tidak mengetahui akan hikmah-MU, semua bencana yang datang dari-MU adalah rahmat dan kemiskinan yang Kamu berikan merupakan sebuah keagungan. Saya berkeliling dari rumah ke rumah-rumah supaya dapat mengetahui Tuhan saya, Tuhan engkau takdirkan saya dalam kemiskinan supaya saya mencari dan memanggil-manggil-MU, saya lebih suka mendatangi pintu-pintu orang padahal sehari semalam pintu-MU selalu terbuka. Wahai Tuhanku! gandumku Engkau tumpahkan sehingga Engkau memberi aku emas. Engkau putus asakan aku sehingga Engkau beri saya mutiara yang berharga.

Baca Yang lain

Bada’ Dalam Pandangan Syi’ah

Bada’ Dalam Pandangan Syi’ah Dalam ideologi Syi’ah, bada’ menempati posisi yang urgen sehingga hampir semua buku teologi atau filsafat Islam kuno memuat pembahasan ini secara terperinci atau global. Para ulama mencoba untuk meneruskan jejak Al-Qur’an dan sunah dalam sosialisasi persoalan tersebut.

Baca Yang lain

Tujuan taqiyah yang sebenarnya

Tujuan taqiyah yang sebenarnya Taqiyah Mengubah Siasat Perlawanan Taqiyah, Perisai Pertahanan

Baca Yang lain

Makna Islam

Makna Islam Jika kita perhatikan semua agama-agama yang ada, pasti ada satu titik temu yang merupakan inti dari agama-agama itu. Titik temu itu adalah Islam dengan arti berserah diri dan penghambaan yang tulus.

Baca Yang lain

kepemimpinan

kepemimpinan "Manusia yang paling dicintai allah dan yang paling dekat kedudukannya dengan Dia pada hari kiamat ialah pemimpin yang adil. Yang paling dibenci Allah pada hari kiamat dan yang paling berat azabnya ialah pemimpin yang zalim..."

Baca Yang lain

Antara Cinta, Iman dan Akal

Antara Cinta, Iman dan Akal Cinta ini bergerak menuju kepada Allah. Ma’syuq (obyek yang dicintai)-nya hanyalah Allah SWT.     Cinta ini mengalir pada semua yang maujud; bintang, bulan, matahari dan yang ada di sekalian alam.

Baca Yang lain

Iblis dan Penyimpangannya dari Jalan yang Lurus.

Iblis dan Penyimpangannya dari Jalan yang Lurus. Iblis sempat mengajukan permintaan. Agar umurnya dipanjangkan sampai akhir zaman. Karena Adam, ia menjadi terusir dan terasing. Karenanya ia berambisi, agar anak cucu Adam kelak turut merasakannya, dengan ikut tergelincir sebagaimana yang dia alami.

Baca Yang lain

Pernahkah Tuhan Dinafikan?

Pernahkah Tuhan Dinafikan? Selama ini sejarah filsafat dan teologi tidak penah menyaksikan ateis membawakan argumentasi ketiadaan Tuhan, puncak usaha mereka berhenti pada sesungguhnya tidak ada satu alasanun yang mampu membuktikan keberadaan-Nya. Namun ateis kontemporer semakin cerdik dan mulai berani secara ilmiah melecehkan orang-orang beragama keTuhanan.

Baca Yang lain

Bada’ dalam Pandangan Syiah(2)

Bada’ dalam Pandangan Syiah(2) Kurang lebih bada’ seperti halnya naskh dalam syari’at Islam. Bukankah kalian saksikan bagaimana Allah swt merubah arah qiblah dari Masjidil Aqso ke Ka’bah? Hal itu bukan berarti kebodohan Allah terhadap sebagaian maslahat sehingga Dia menyesal akan hukum-Nya yang pertama yaitu shalat ke arah Masjidil Aqsa, melainkan sejak semula Dia menetapkan Ka’bah sebagai qiblah setelah Masjidil Aqsa, akan tetapi Dia tidak mengumumkannya karena beberapa maslahat seperti ujian untuk orang-orang beriman.

Baca Yang lain

Bada’ dalam Pandangan Syiah(1)

Bada’ dalam Pandangan Syiah(1) Kurang lebih bada’ seperti halnya naskh dalam syari’at Islam. Bukankah kalian saksikan bagaimana Allah swt merubah arah qiblah dari Masjidil Aqso ke Ka’bah? Hal itu bukan berarti kebodohan Allah terhadap sebagaian maslahat sehingga Dia menyesal akan hukum-Nya yang pertama yaitu shalat ke arah Masjidil Aqsa, melainkan sejak semula Dia menetapkan Ka’bah sebagai qiblah setelah Masjidil Aqsa, akan tetapi Dia tidak mengumumkannya karena beberapa maslahat seperti ujian untuk orang-orang beriman.

Baca Yang lain