Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Imam Ridha as

Imam Ridha, Wali Allah yang Diridhai

Imam Ridha, Wali Allah yang Diridhai

Sheikh Saduq dalam bukunya "Ayun Akhbar Ar-Ridha" menulis, "Imam Ridha dipanggil dengan beberapa sebutan seperti Ridha, Shadiq, Fadhil, Qurata Ayun al-Mukminin (penyejuk mata kaum Muslimin) dan Ghaidul al-Mulhidin (penyebab kemarahan pengingkar Tuhan),".

Baca Yang lain

Menziarahi Matahari Khorasan

Menziarahi Matahari Khorasan Lebih dari seribu tahun yang lalu, Imam Ali Ridha menginjakkan kakinya di tanah Persia. Kedatangannya membawa berkah dan cahaya bagi rakyat di negeri ini.

Baca Yang lain

Pesan Imam Ali ar-Ridha pada Jum’at Akhir Bulan Sya’ban

Pesan Imam Ali ar-Ridha pada Jum’at Akhir Bulan Sya’ban Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Imam Ali ar-Ridha a.s. berpesan kepada Abu Shalt al-Harawi, sahabatnya, pada Jum’at akhir bulan Sya’ban. Abu Shalt al-Harawi berkata, “Aku datang kepada Imam Ali bin Musa ar-Ridha a.s. pada Jum’at terakhir bulan Sya’ban. Beliau berkata kepadaku:

Baca Yang lain

Gugurnya Sang Imam Kebijaksanaan(bagian2)

Gugurnya Sang Imam Kebijaksanaan(bagian2) Hari-hari ini Makam Suci Imam Ridha as di kota Mashhad diselimuti duka dan berselubung kain hitam mengenang kesyahidan Imam kedelapan Muslim Syiah. Makam suci Imam Ridha as, yang sebagaimana biasanya selalu menjadi sandaran hati para peziarah dan pecinta Ahlul Bait as, sekarang diliputi suasana duka.  

Baca Yang lain

Gugurnya Sang Imam Kebijaksanaan(bagian1)

Gugurnya Sang Imam Kebijaksanaan(bagian1) Hari-hari ini Makam Suci Imam Ridha as di kota Mashhad diselimuti duka dan berselubung kain hitam mengenang kesyahidan Imam kedelapan Muslim Syiah. Makam suci Imam Ridha as, yang sebagaimana biasanya selalu menjadi sandaran hati para peziarah dan pecinta Ahlul Bait as, sekarang diliputi suasana duka.

Baca Yang lain

Ingin Bahagia? Bahagiakanlah Orang Lain

Ingin Bahagia? Bahagiakanlah Orang Lain Imam Ridha a.s. berkata, “Selalu aku katakan berulang kali bahwa ketika kalian memperkerjakan seseorang, tentukan upahnya sejak awal. Karena ketika upahnya tidak ditentukan sebelumnya, meskipun kalian memberikan dua kali lipat dari upah aslinya di akhir pekerjaan kepada pekerja yang telah letih bekerja tersebut, ia akan berpikir bahwa upahnya masih belum cukup dan ia akan kecewa.

Baca Yang lain

Bintang Dzulqa’dah

Bintang Dzulqa’dah “Tak kenal maka tak sayang”, pribahasa ini sangat populerkan? Memang betul, kita tidak akan menyayangi dan mencintai seseorang jika kita belum mengenalnya. Nah, di Bulan Dzulqa’dah yang mulia ini ada 2 manusia mulia yang lahir menerangi alam semesta; Yang pertama lahir pada tanggal 1 Dzulqa’dah. Tentunya adik-adik yang sudah membaca rubrik Kids Corner sebelumnya sudah tahu, siapakah beliau? Beliau adalah Sayyidah Fatimah Ma’shumah a.s.

Baca Yang lain

Imam Ali Ridha as; Mentari Khorasan

Imam Ali Ridha as; Mentari Khorasan Imam Ali al-Ridha as lahir pada tahun 148 hijriah di kota Madinah. Di bawah bimbingan ayah beliau, Imam Musa al-Kadzim as, beliau siap memikul tanggung jawab berat itu. Imam Ali al-Ridha as, adalah mata air ilmu dan keutamaan. Amal dan kata-kata beliau penuh dengan keridhaan atas Allah Swt. Oleh karena itu, beliau diberi gelar al-Ridha.

Baca Yang lain

Wejangan Imam Ridha untuk Akhir Bulan Sya’ban

Wejangan Imam Ridha untuk Akhir Bulan Sya’ban Bulan Sya'ban adalah bulan Nabi Muhammad Saw.   Rasulullah Saw bersabda, "Sya'ban adalah bulanku. Barang siapa yang berpuasa satu hari di bulanku, maka wajib baginya surga."   Namun saat ini hari-hari bulan Sya'ban telah berlalu dan akan berakhir. Apa yang harus kita lakukan agar tidak ketinggalan oleh nikmat-nikmat yang ada di bulan ini

Baca Yang lain

Lentera Kehidupan Imam Ali ar-Ridho as

Lentera Kehidupan Imam Ali ar-Ridho as Lebih dari seribu tahun yang lalu, Imam Ali Ridha as menginjakkan kaki sucinya di tanah Persia. Kedatangannya membawa berkah dan cahaya bagi rakyat di negeri ini. Di hari yang agung ini, marilah sejenak kita berziarah ke makam suci beliau as yang terletak di kota Mashad, timur laut Iran. Dengan penuh keikhlasan, marilah kita menghanturkan shalawat dan salam kepada manusia suci ini.

Baca Yang lain

Pahala Menziarahi Imam Ridha as dalam Ucapan Rasulullah Saw

Pahala Menziarahi Imam Ridha as dalam Ucapan Rasulullah Saw Perhatian pada ziarah kubur para Imam Maksum senantiasa terlihat pada gaya hidup keluarga Rasulullah Saw. Masalah ini juga sangat ditekankan bagi para pengikutnya. Di antara masalah yang tampak dalam riwayat-riwayat berikut ini adalah besarnya pahala menziarahi kuburan para Imam Maksum as sehingga mengingatkan para pengikutnya akan pentingnya masalah ini. Berikut ini hadis tentang pahala menziarahi kuburan Imam Ridha as.

Baca Yang lain

Syiah di bawah naungan Imam Ali Ar-Ridha as

Syiah di bawah naungan Imam Ali Ar-Ridha as Dalam masa Imam Ali bin Musa Ar-Ridha as ini madrasah Ahlul Bait mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, bahkan keimamahan Imam Ali bin Musa Ar-Ridha as sangat kuat sehingga memiliki pengaruh politik yang sangat kuat.

Baca Yang lain

Imam 'Ali Ridha as

Imam 'Ali Ridha as Imam 'Ali Ridha adalah Imam ke-8 di dalam mazhab pencinta keluarga Nabi Saw. Hari ini, cucu Baginda Nabi Saw tersebut dilahirkan. Imam Ridha dilahirkan di Madinah, 11 Dzulqa'idah 148 H. Setelah ayahnya syahid, Imam Ridha menjadi Imam kaum Muslimin dengan kemuliaan akhlaknya, keutamaan ilmunya, dan kesempurnaan kepribadiannya. Beliau menjadi Imam selama 20 tahun, dan syahid pada usia 55 tahun. Pusara Imam di Mashhad, Iran menjadi satu di antara tempat yang paling banyak diziarahi. Setiap tahunnya, lebih dari seratus juta orang datang. Pada hari-hari seperti kelahiran dan syahadah, jumlah peziarah bisa lebih dari 3-5 juta orang per hari.  

Baca Yang lain

Sirah Perdebatan Imam Ali bin Musa al-Ridha as

Sirah Perdebatan Imam Ali bin Musa al-Ridha as Hari ini adalah hari kelahiran Imam Ali bin Musa al- Ridha as, cucu suci Rasulullah Saw. Seorang pemimpin yang lebih dari 1.000 tahun lalu telah menginjakkan kaki ke Persia dan kehadirannya membanjiri hati hari pecinta Rasulullah Saw dan Ahlul Bait Nabi as dengan suka cita dan kegembiraan.

Baca Yang lain

Analisa Mengapa Makmun Membunuh Imam Ridha

Analisa Mengapa Makmun Membunuh Imam Ridha Makmun memasang mata-mata untuk mengawasi gerak-gerik Imam Ridha As jangan sampai menyusun agenda untuk melawannya. Imam Ridha As sama sekali tidak takut kepada Makmun dan acapkali jawaban-jawaban yang diberikan Imam Ridha As membuat Makmun gundah dan sedih. Kondisi ini telah membuat Makmun murka dan semakin besar kusumatnya kepada Imam Ridha meski tidak ditampakkan.

Baca Yang lain

Hari Kesyahidan Imam Ali bin Musa Ar-ridha as

Hari Kesyahidan Imam Ali bin Musa Ar-ridha as Kulaini menyebutkan hari wafat Imam Ridha pada bulan Shafar tahun 203 H ketika menginjak usia 55 tahun.Sesuai dengan pendapat kebanyakan ulama dan sejarawan tahun syahidnya Imam Ridha adalah pada tahun 203 H.

Baca Yang lain

Diantara Karomah Imam Ali bin Musa Ar-ridha as

Diantara Karomah Imam Ali bin Musa Ar-ridha as Sebagai manusia sempurna (insan kamil), imam Ali ar-ridha as memiliki sejumlah karomah yang mampu membuat orang takjub.

Baca Yang lain

Imam Ridha as dan Jabatan Putra Mahkota

Imam Ridha as dan Jabatan Putra Mahkota Salah satu pertanyaan yang kerap muncul seputar Imam Ali Ridha as adalah mengapa beliau menerima jabatan putra mahkota yang ditawarkan oleh seorang penguasa tiran seperti Makmun, Khalifah Dinasti Abbasiyah? Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya juga kita tanyakan mengapa Makmun mengusulkan jabatan strategis tersebut kepada Imam Ridha as? Apakah usulan itu atas dasar keseriusan dan ketulusan atau sebuah permainan politik untuk memperkuat pilar-pilar pemerintahan Makmun? Makmun membunuh saudaranya, Muhammad Amin al-Rashid Abbasi dan ribuan orang lain demi mencapai kekuasaan, lalu bagaimana ia bersedia menerima kehadiran Imam Ridha as yang masih terhitung sebagai rivalnya? Untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi, kita harus menyimak ucapan-ucapan Makmun sendiri mengenai tujuannya menawarkan jabatan putra mahkota.

Baca Yang lain

Hadis Larangan Penyerupaan dan Penisbatan kepada Allah dari Imam Ridha as

Hadis Larangan Penyerupaan dan Penisbatan kepada Allah dari Imam Ridha as Barangsiapa menyerupakan Allah dengan ciptaannya maka dia telah menyekutukan sesuatu dengan-Nya, barangsiapa menisbatkan pada Allah apa yang dilarang untuk dinisbatkan pada-Nya maka dia telah kafir.

Baca Yang lain

Imam Ali bin Musa Ridha, dialog itrah

Imam Ali bin Musa Ridha, dialog itrah "Hai Nuh, dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan), Sesungguhnya perbuatan-perbuatannya yang tidak baik. Sebab itu janganlah kamu memohon kepadaKu sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikat)nya. Sesungguhnya Aku memperingatkan kepadamu supaya kamu jangan termasuk orang-orangyang tidak berpengetahuan " (Hud: 46). Kemudian al-Makmun berkata: "Adakah Allah melebihkan al-Itrah ke atas sekalian manusia?" Lantas Abul Hasan AS menjawab: "Sesungguhnya Allah Azza wa-Jalla telah melebihkan al-Itrah ke atas sekalian manusia di dalam KitabNya."

Baca Yang lain