Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Wanita

Kemerdekaan Perempuan

Kemerdekaan Perempuan

Nabi saw menemui putrinya dan kemudian menyampaikan masalah ini kepadanya. Az-Zahra tidak memperlihatkan wajah menolak untuk kali ini. Dan dengan sikap diam dan perasaan tidak terusik az-Zahra mengungkapkan persetujuannya. Nabi saw kemudian meninggalkan zz-Zahra seraya mengucapkan takbir [Allahu Akbar, Allah Maha Besar].

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (17)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (17) Perempuan bagian dari penciptaan Allah yang luar biasa, sama seperti pria yang harus melewati jalur transenden dan kesempurnaan. Menurut pandangan Islam, perempuan yang berada di setiap masyarakat manusia yang sehat, memiliki kemampuan yang dibutuhkan dan mereka harus diberi kesempatan untuk bertanggung jawab dalam kemajuan sains, sosial, pembangunan dan mengelola dunia ini. Tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki. Tujuan penciptaan setiap manusia, baik itu perempuan atau laki-laki adalah sampai pada kesempurnaan insani dan memanfaatkan kebajikan lebih banyak demi menghiasi dirinya.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (16)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (16) Namun, kedua perempuan itu mengabaikan status Nabi yang tinggi dan keagungan spiritualnya. Allah meminta mereka untuk bertobat dan mereka diingatkan bahwa jika mereka mau, mereka dapat dipisahkan dari utusan Tuhan. Karena sangat layak dalam privadi suci dan spiritual Nabi ada istri-istri yang memiliki keutamaan. Istri yang diperkenalkan Allah sebagai perempuan muslim, mukmin, taat, bertaubat, ahli ibadah dan berpuasa.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (15)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (15) Khadijah selalu mencintai Nabi dan tidak menyesal bahkan menikahi Muhammad Saw, bahkan selama masa-masa paling sulit (selama di Syi'ib Abi Talib). Nabi juga selalu setia kepada Khadijah, sehingga dia banyak menangis setelah kematian Khadijah. Sampai saat-saat terakhir hidupnya, dia selalu mengingat Khadijah dan selalu mengingat pengorbanannya untuk dirinya sendiri.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (14)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (14) Jika anak laki-laki dan perempuan mengajukan masalah ini dengan orang-orang yang berpengalaman, keluarga atau konsultan, dapat diharapkan untuk menghindari banyak hubungan yang tidak sehat. Poin lain adalah bahwa dalam hubungan dengan lawan jenis seseorang harus menghindari mata keranjang yang diungkapan dalam al-Quran dengan "Ghadd al-Bashar" yang berarti menundukkan pandangan.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (13)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (13) Sangat penting untuk mempertimbangkan berbagai aspek kehidupan perempuan dari sudut pandang al-Quran. Karena al-Quran bukan hanya merujuk pada kisah dan cerita serta menjelaskan sejarah, tapi berusaha untuk menunjukkan cara hidup yang benar atau tidak perempuan setiap masyarakat dalam bentuk kisah sehingga perempuan dapat belajar dari pengalaman pendahulu mereka dan juga membangun karir mereka sendiri.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (12)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (12) Di sela-sela kisah ini banyak poin penting yang disampaikan dimana setiap poin tersebut memiliki pelajaran tersendiri. Tetapi apa yang harus menjadi perhatian adalah manusia dapat memilih untuk melangkah di jalur iman dan takwa, sehingga dapat mengontrol hawa nafsunya kemudian menata dan melewati kehidupannya seperti yang dilakukan Nabi Yusuf.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (11)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (11) Maryam dengan rasa tanggung jawab dan tegar berhasil melaksanakan tugas agama yaang sangat penting dan menyelamatkan masyarakat dari kezaliman dan kesesatan. Mungkin karena hal ini, ayat-ayat al-Quran menggambarkan kepribadiannya tumbuh dalam lingkungan penuh aroma zuhud, kesucian, kesabaran dan keberserahan diri dihadapan kehendak ilahi.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (10)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (10) Sejak saat itu, kehidupan Sayidah Maryam memasuki tahapan baru dari kehidupannya. Kondisi ketika perempuan suci ini mendapat tuduhan dan upaya mengosongkan dirinya dari nilai-nilai yang selama ini dimilikinya. Tapi ia tetap dengan ibadanya yang menjadi jembatan kokoh antara dirinya dengan Allah yang Maha Pengasih. Dengan cara ini, beliau meraih lingkaran hubungan antara kesehatan jiwa dan ketenangan hakiki. Karenanya, di balik rahmat dan hidayat Allah dan juga ketegarannya membuatnya menjadi pribadi yang layak dipuji, sementara kesuciannya sebagai modal berharga bagi seorang perempuan.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (9)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (9) Istri Nuh telah dicontohkan kepada manusia yang jahat baik laki-laki maupun perempuan agar menjadi jelas bahwa kehadiran fisik di pusat para nabi ilahi tanpa kepercayaan pada mereka bukanlah tali yang dapat dipegang untuk menyelamatkan diri dari azab ilahi, tetapi apa pun yang terjadi kembali pada pilihan seseorang yang dapat membuatnya diazab atau justru membebaskannya.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (8)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (8) Istri Luth telah melakukan pengkhianatan dan kemunafikan terhadap apa yang diperjuangkan Nabi Luth. Perilakunya ini bukan saja telah membuatnya jauh dari rahmat ilahi, tapi menderita azab ilahi bersama kelompok yang menyimpang.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (7)

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (7) Sementara itu, Yukabid juga mendidik putrinya sedemikian rupa, sehingga dengan penuh keberanian membela adiknya. Demi menyelamatkan agama Allah, Yukabid siap mengobarkan nyawanya dan dalam kondisi yang mencekam dan di bawah pemerintahan zalim dan taghut, ia dapat mendidik anaknya sebagai pejuang, tahu tujuan, monoteis, dan anti taghut.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (6)

Mengenal Perempuan Dalam Al-Quran (6) Istri Firaun, dengan cinta dan iman kepada Tuhan dan Hari Akhirat telah menggambarkan kepribadian dirinya, sehingga Allah menjadikannya teladan dan contoh bukan hanya untuk para perempuan, tapi bagi semua manusia beriman.

Baca Yang lain

KOSMOLOGI ISLAM : CINTA DAN SPIRITUALITAS PEREMPUAN DALAM KELUARGA

KOSMOLOGI ISLAM : CINTA DAN SPIRITUALITAS PEREMPUAN DALAM KELUARGA Dalam filsafat, tema kosmologi adalah bagian dari pembahasan ontologi. Para filsuf klasik seperti: al-Farabi, Ibn Sina hingga Ikhwan al-Shafa, mendefinisikan kosmologi sebagai kajian tentang alam semesta, khususnya tentang penciptaan alam semesta, untuk menjawab pertanyaan tentang hubungan yang-satu dengan yang-banyak. Teori penciptaan itu, menurut para filsuf, dikenal dengan emanasi.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (5)

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (5) Kisah-kisah indah dan memuat pelajaran dalam al-Quran memanifestasikan seni ilahi. Allah Swt menjelaskan banyak pengertian dan peristiwa dengan bahasa seni, sehingga manusia dapat memahaminya dengan baik.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (4) Sayidah Hajar bagian kedua

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (4) Sayidah Hajar bagian kedua Perempuan adalah bagian dari masyarakat manusia yang tidak berbeda dari laki-laki dalam bidang iman dan kesempurnaan, bahkan terkadang mereka mencapai status yang orang lain harus mengambil pelajaran kesalehan, keberanian, keagamaan dan kerendahan hati dihadapan Tuhan.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (4) Sayidah Hajar bagian pertama

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (4) Sayidah Hajar bagian pertama Perempuan adalah bagian dari masyarakat manusia yang tidak berbeda dari laki-laki dalam bidang iman dan kesempurnaan, bahkan terkadang mereka mencapai status yang orang lain harus mengambil pelajaran kesalehan, keberanian, keagamaan dan kerendahan hati dihadapan Tuhan.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (3) bagian kedua

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (3) bagian kedua Sarah adalah perempuan pertama yang beriman kepada Ibrahim as. Dalam peristiwa Nabi Ibrahim dilemparkan ke dalam api, Sarah meminta kepada Allah Swt untuk menyelamatkan Ibrahim dan setelah peristiwa ini, masyarakat mengusir Ibrahim, Sarah dan Luth, sehingga mereka pergi ke daerah Syam. Sarah mempersiapkan diri menanggung segala kesulitan dalam perjalanan dan keterasingan agar seruan dan ajakan Ibrahim dapat diterima luas. Akhirnya, setelah menjalani kehidupan bercahaya dan melewati jalan yang lurus ilahi serta mendukung Nabi Ibrahim, Sarah meninggal dunia dalam usia 120 tahun.

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (3) bagianp ertama

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (3) bagianp ertama Sarah selalu berharap pertolongan Allah. Suatu hari ia berkata kepada Ibrahim, "Sekalipun aku sudah tua dan tidak mampu lagi, tapi pelita harapan dalam batinku selalu menyala. Saya sampai pada keyakinan bahwa sangat mungkin saya akan memiliki anak. Kekuasaan Allah akan menghilangkan kekurangan saya ini. Saya meminta kepdamu agar mendoakan aku."

Baca Yang lain

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (2)

Mengenal Perempuan dalam Al-Quran (2) Al-Quran dan semua agama ilahi menyebut kehadiran manusia di muka bumi dalam bentuk perempuan dan laiki-laki. Artinya, kehidupan manusia di atas bumi dimulai dengan kehadiran perempuan dan laki-laki dengan nama Adam dan Hawa dan keduanya sepanjang hidupnya sangat akrab dan senantiasa bersama.

Baca Yang lain