Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Tiga Tujuan Penting dalam Penciptaan Manusia

Tiga Tujuan Penting dalam Penciptaan Manusia

Maka disini menjadi jelas bahwa syariat dan hukum ilahi diturunkan untuk menjauhkan bumi dari kerusakan dan kebejatan. Bukankah ringkasan dakwah Islam adalah mengajak manusia menuju kehidupan yang layak dan damai?

Baca Yang lain

Abu Nawas Menertawakan Kemiskinan dengan Serius

Abu Nawas Menertawakan Kemiskinan dengan Serius Alkisah, suatu ketika Abu Nawas melakukan perjalanan bersama seorang laki-laki. Laki-laki dalam cerita ini tidak disebutkan namanya, namun yang pasti laki-laki ini merupakan fakir miskin, bahkan saking miskinnya selembar tikar pun tak didapati keberadaannya di rumah laki-laki fakir miskin ini.

Baca Yang lain

Tiada Rasa Aman Tanpa Keadilan

Tiada Rasa Aman Tanpa Keadilan Maka setiap manusia punya tugas untuk berupaya menciptakan keamanan dan mencabut rasa takut dari masyarakat sesuai kemampuannya masing-masing. Dan itu semua tidak akan terwujud tanpa menegakkan keadilan dan memerangi kedzaliman.

Baca Yang lain

Kehidupan Adalah Perjalanan Terindah

Kehidupan Adalah Perjalanan Terindah Perjalanan mana yang lebih indah dari perjalanan bersama yang paling kita cintai dan menuju kepada yang paling kita cintai? Ya Allah jadikan langkah kami langkah yang cepat menuju-Mu. Engkau adalah satu-satunya Pelindungku dan Engkau-lah tujuan cintaku.

Baca Yang lain

Hati-Hati dengan Penyakit Paling Berbahaya Ini !

Hati-Hati dengan Penyakit Paling Berbahaya Ini ! Bila kesombongan telah menguasai hati, maka seseorang akan mulai banyak musuhnya. Karena kesombongan itu telah membuatnya merasa selalu benar dan orang lain salah. Sehingga semua orang harus menuruti pendapatnya. Inilah beberapa bahaya besar yang mengintai kita yang berpotensi terkena penyakit bangga diri. Mari kita obati penyakit berbahaya ini sebelum terlambat karena bila kesombongan telah merambat maka hidup kita akan dipenuhi dengan permusuhan yang semakin dahsyat.

Baca Yang lain

Pentingnya Ketahanan Keluarga Dalam Islam bagian 2 selesai

Pentingnya Ketahanan Keluarga Dalam Islam bagian 2 selesai Dalam Quran (Islam) aqad yang dilakukan suami istri pada prosesi pernikahan sangatlah berharga, aqad ini bukanlah sebuah iqrar jual beli, ada yang dijual ada penjual dan ada pembeli. Ikatan ini jauh lebih berharga dan lebih bermakna.

Baca Yang lain

Bahaya Lalai dari Allah swt !

Bahaya Lalai dari Allah swt ! Kelalaian akan membawa seseorang untuk selalu bermaksiat dan melampaui batas. Dia akan berpaling dalam perilaku, ucapan dan seluruh tindakannya dari Sirotol Mustaqim.

Baca Yang lain

Pentingnya Ketahanan Keluarga Dalam Islam 1

Pentingnya Ketahanan Keluarga Dalam Islam 1 Hubungan putih tanpa akad tidak mungkin menjadi penyempurna dari perjalanan ruhani manusia, kehidupan yang selalu dihantui ketidakstabilan pasangan, adanya kemungkinan akan ditinggalkan pasangan sewaktu-waktu, dan berbagai sisi negatif lainnya, jelas tidak mungkin menjadi pendukung menyempurnanya manusia baik sisi duniawi maupun ukhrawi. Dari sisi duniawi tidak bisa menjadi partikel masyarakat yang tangguh, dari sisi ukhrawi, tidak ada keyakinan agama samawi mengakui keabsahan hubungan ini.

Baca Yang lain

Kenapa Mereka Maju Sementara Kita Semakin Mundur?

Kenapa Mereka Maju Sementara Kita Semakin Mundur? Islam mengajak kita untuk berjuang dan berusaha, bukan banyak berkomentar. Apabila setiap dari kita bekerja dengan penuh kesungguhan dan berkarya dengan penuh totalitas dalam bidangnya masing-masing, pasti umat Islam akan keluar dari keterbelakangan dan menjadi umat yang maju.

Baca Yang lain

Penghormatan dan Ketaatan kepada Suami

Penghormatan dan Ketaatan kepada Suami (قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ) Juga mengisyaratkan bahwa andai ada dua orang maka satu darinya harus menjadi pemimpin, dalam keluarga, yang merupakan kumpulan masyarakat terkecil juga demikian, harus ada yang menjadi pemimpin, menjadi wali bagi yang lain.

Baca Yang lain

Arti Kebebasan Berpikir Menurut Islam

Arti Kebebasan Berpikir Menurut Islam Agama yang penuh dengan argumen yang kuat dan kokoh tidak pernah takut untuk berhadapan dengan argumen lainnya. Bacalah semua buku, dengarlah semua pendapat namun akal lah yang dapat memilah mana yang terbaik.

Baca Yang lain

Sebuah Alasan Mengapa Gerakan Hijrah Diminati Kalangan Milenial

Sebuah Alasan Mengapa Gerakan Hijrah Diminati Kalangan Milenial Hasanuddin Ali dan Lilik Purwandi menyebutkan Anak muda di Indonesia terbagi dalam empat kohor besar demografi, yaitu Gen Z, Gen Milenial, Gen X, dan Baby Boomers. Gen milenial muslim secara populasi jumlahnya sangat besar, sekitar 30% dari total populasi Indonesia. Tentu akhirnya tidak mengherankan bahwa dari 86,29% yakni populasi muslim dari seluruh penduduk Indonesia didominasi oleh kalangan milenial.

Baca Yang lain

Angan-Angan adalah Dagangan Orang Yang Dungu

Angan-Angan adalah Dagangan Orang Yang Dungu “Orang pintar adalah orang yang menginstropeksi dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematiannya. Sementara orang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan hanya berangan-angan kepada Allah swt.”

Baca Yang lain

Sedekah Yang Segera Kembali !

Sedekah Yang Segera Kembali ! Dalam salah satu televisi show di Negeri Barat, pembawa acara membuka acara untuk pengumpulan donasi bagi seorang yang sedang sakit parah sementara ia dalam kondisi sangat tidak mampu. Lelaki ini harus ditindak operasi dengan biaya puluhan ribu dolar.

Baca Yang lain

4 Kebutuhan Pokok Umat Yang Bahagia !

4 Kebutuhan Pokok Umat Yang Bahagia ! Secara umum masyarakat di dunia ini membutuhkan 4 hal pokok dalam hidup mereka, yaitu : 1. Keamanan 2. Kecukupan 3. Ketentraman 4. Kejayaan

Baca Yang lain

Keamanan Adalah Buah dari Keimanan

Keamanan Adalah Buah dari Keimanan Bila kita mendambakan rasa aman ditengah umat ini maka sebab pertama yang harus dipenuhi adalah keimanan. Iman yang kuat akan membawa umat ini menuju kehidupan yang aman dan jauh lebih baik.

Baca Yang lain

Kau Tidak Akan Meraih Manisnya Madu Tanpa Kerasnya Perjuangan !

Kau Tidak Akan Meraih Manisnya Madu Tanpa Kerasnya Perjuangan ! Kita sering mendengar logika kehidupan yang menyebut “Siapa yang berusaha pasti akan meraih hasilnya” atau “Siapa yang menanam pasti akan memetik hasilnya”. Prinsip-prinsip semacam ini juga sejalan dengan logika Al-Qur’an, seperti dalam firman-Nya : “Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.” (QS.An-Najm:39)

Baca Yang lain

Hati Yang Terkunci

Hati Yang Terkunci Manusia yang tidak menerima cahaya dari Al-Qur’an dan menolak segarnya udara Al-Qur’an maka tentu ia hidup dalam kegelapan. Kehidupannya bagaikan didalam gua yang gelap gulita dengan binatang-binatang yang hidup didalamnya.

Baca Yang lain

Ingin Selalu Bersamamu

Ingin Selalu Bersamamu Si anak mendadak berhenti dan berkata kepada Ibunya: "Ibu jangan ikut membaca karena aku ingin Ibu tinggal bersamaku di rumahku"

Baca Yang lain

kelicikanmu akan merugikanmu

kelicikanmu akan merugikanmu Ketika mendengar hal ini si pedagang hanya bisa tertunduk malu dan tidak bisa lagi berkata-kata.

Baca Yang lain