Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Berhati-hatilah Menjaga Hak Saudara Muslimmu !

Berhati-hatilah Menjaga Hak Saudara Muslimmu !

“Dan jika mereka bertobat, melaksanakan shalat dan menunaikan zakat, maka (berarti mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS.At-Taubah:11) Para Ahli Tafsir menyebutkan bahwa yang dimaksud taubat dalam ayat ini adalah meninggalkan Syirik secara umum.

Baca Yang lain

Jangan Kau Persempit Makna Berbuat Baik !

Jangan Kau Persempit Makna Berbuat Baik ! Kebaikan memiliki makna yang sangat luas. Terkadang kita mempersempitnya maknanya dengan menganggap kebaikan itu hanya semacam memberi makan kepada orang lain atau memberi uang.  

Baca Yang lain

Besarnya Perhatian Allah Kepada Hamba Yang Dekat Kepada-Nya

Besarnya Perhatian Allah Kepada Hamba Yang Dekat Kepada-Nya Ingatkah Anda dengan kisah Ashabul Kahfi? Salah satu kisah agung dalam rangkaian kisah-kisah yang diabadikan dalam Al-Qur’an. Sebuah sejarah yang menceritakan beberapa pemuda yang meninggalkan gemerlap dunia dan memilih untuk menetap didalam gua demi menjaga keyakinan dan keimanan mereka.

Baca Yang lain

Menarik Semangat Pemuda Asyuro Demi Memajukan Bangsa

Menarik Semangat Pemuda Asyuro Demi Memajukan Bangsa Generasi muda adalah tulang punggung pembangunan bangsa pernyataan ini selalu sesuai sepanjang zaman termasuk untuk Indonesia di Era ini. Jika para pemuda sebuah bangsa tidak diberi perhatian lebih maka tulang punggung akan patah, bangsa itu tidak lama akan hancur. Bangsa Indonesia dari beberapa tahun terakhir dan kedepannya sudah bertekad bulat untuk membangun dan memajukan bangsa, berniat dan juga sudah melakukan langkah-langkah strategis. Dalam waktu dekat pemerintah juga menetapkan kepastian untuk melakukan pemindahan pusat pemerintahan, ibu kota akan dipindah dari Jakarta ke Kalimantan. Tepat di daerah dimana dulu Majapahit mengalami masa-masa kejayaannya, daerah yang merupakan pusat dari Indonesia dilihat dari sisi geografis.

Baca Yang lain

Toleransi dalam Kejadian Asyura 60-61 H

Toleransi dalam Kejadian Asyura 60-61 H Toleransi adalah suatu sikap saling menghargai antar kelompok atau antar individu dalam suatu komunitas atau masyarakat atau dalam lingkup lainnya. Toleransi adalah sautu perbuatan yang melarang terjadinya diskriminasi sekalipun banyak terdapat kelompok atau golongan yang berbeda dalam masyarakat. Toleransi dinegasikan dengan kata diskriminasi. Dengan tidak melakukan diskriminasi maka seseorang telah melakukan toleransi.

Baca Yang lain

Fungsi Sosial Teks Maqtal dalam Tradisi Peringatan Asyura

Fungsi Sosial Teks Maqtal dalam Tradisi Peringatan Asyura Peristiwa pembunuhan cucunda Rasulullah SAW, yaitu Imam Husein bin Ali, merupakan salah satu peristiwa yang sangat besar dalam sejarah Islam. Di Nusantara, peringatan atas peristiwa ini sudah lama dilakukan oleh kaum Muslimin Indonesia, dengan beragam ekspresinya. Kita sampai sekarang mengenal adanya upacara pengarakan keranda simbol jasad Husein (Mahoyak Tabuik) yang dilakukan orang-orang di Bengkulu dan Padang Pariaman. Di Jawa, ada upacara Suro dan memasak bubur merah-bubur putih. Semuanya dilakukan untuk menyambut momen tanggal 10 Muharram.

Baca Yang lain

Perbedaan Yang Sangat Mencolok Antara Mukmin dan Munafik !

Perbedaan Yang Sangat Mencolok Antara Mukmin dan Munafik ! “Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.” (QS.At-Taubah:67)  

Baca Yang lain

Jauhi Penyebar Fitnah dan Aib Orang Lain !

Jauhi Penyebar Fitnah dan Aib Orang Lain ! Ayat ini menjelaskan beberapa sifat dan perangai keji yang perlu kita hindari. Bahkan lebih dari itu kita dilarang untuk bermusyawarah ataupun meminta pendapat dari orang-orang yang punya perangai semacam ini. Yang ingin menjadi fokus kita kali ini adalah perangai suka mencela dan menyebarkan fitnah.

Baca Yang lain

Harapan Terbesar dan Termahal !

Harapan Terbesar dan Termahal ! Dunia adalah sebuah bangunan besar dengan lorong-lorong didalamnya. Setiap lorong itu menyimpan ujiannya masing-masing. Disana ada lorong kenikmatan, ada lorong musibah, lorong kesedihan, lorong kekayaan, lorong kemiskinan dan lain sebagainya. Semua lorong itu adalah ujian yang harus dilalui manusia dengan jalannya masing-masing.

Baca Yang lain

Pengakuan Yang Terlambat !

Pengakuan Yang Terlambat ! Al-Qur’an sering menceritakan gambaran tentang kondisi manusia di alam akhirat. Salah satu yang paling menarik adalah dialog antara Malaikat dan manusia-manusia yang terjerumus kedalam api neraka karena perbuatan keji mereka di dunia.

Baca Yang lain

Kisah Sedih Di Malam Hari Raya

Kisah Sedih Di Malam Hari Raya Dikisahkan seorang faqir sedang berjalan menyusuri lorong-lorong Madinah di malam hari raya. Ia melihat orang-orang sedang merayakan malam hari raya dengan memasak berbagai masakan dengan menu daging kambing yang lezat. Ia hanya bisa menelan ludah dan segera pulang ke rumahnya.  

Baca Yang lain

Memperkenalkan Ghadir kepada Anak di Rumah

Memperkenalkan Ghadir kepada Anak di Rumah Sering kita dapati dalam medsos, bahwa seorang ayah adalah pembohong, mereka berkata mereka sudah kenyang padahal mereka kelaparan, mereka bilang mereka tidak ingin baju baru, padahal uang hanya cukup untuk anaknya, mereka bilang bekerja dengan gaji yang cukup, padahal mereka banting tulang untuk membiayai sekolah anaknya sehingga tidak berhenti sekolah. Ini juga gambaran bahwa seorang ayah punya keinginan untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya.

Baca Yang lain

Bahaya Enggan Mendengar Nasihat !

Bahaya Enggan Mendengar Nasihat ! “Agama adalah nasihat.” Bila kita perhatikan, masalah utama yang menghambat perjalanan manusia untuk sampai pada tujuannya adalah mudah lalai dan lupa. Mungkin ia pernah mendengar, mungkin ia sudah belajar tapi kebisingan dan gemerlap dunia membuatnya lalai.

Baca Yang lain

Perbuatan-Perbuatan Yang Memancing Siksaan Allah

Perbuatan-Perbuatan Yang Memancing Siksaan Allah Penguasa dzalim selalu menggiring umat menuju kerusakan. Mengikuti penguasa dzalim akan membuat seseorang menjadi buta dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ia tidak bisa menahan kekejian yang dilakukan sang penguasa dan cenderung akan selalu menyetujui keputusan-keputusan dzalimnya.

Baca Yang lain

Indahnya Pakaian Takwa

Indahnya Pakaian Takwa “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.” (QS.Al-A’raf:26)

Baca Yang lain

Kedekatan Tuhan dengan Manusia

Kedekatan Tuhan dengan Manusia Kedekatan seperti bila saya duduk di sisi Anda, meskipun dekat di mata atau dalam kedekatan inderawi, lahiriah atau material, tak mesti dekat juga di hati. Bila si fulan cinta kepada seseorang, inilah yang disebut dengan kedekatan batiniah atau spiritual. Jadi, ada dua macam kedekatan; material dan spiritual.  

Baca Yang lain

Hanya Dua Pilihan, Ikut Atau Menyesal !

Hanya Dua Pilihan, Ikut Atau Menyesal ! Salah satu tujuan penting dari diutusnya para Rasul adalah mementaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Utusan-utusan suci ini datang untuk membimbing manusia dari kesengsaraan menuju kebahagiaan.

Baca Yang lain

Luas dan Sempitnya Tempatmu Bergantung Pada Rahmat Allah swt !

Luas dan Sempitnya Tempatmu Bergantung Pada Rahmat Allah swt ! Dikisahkan bahwa Nabi Isa as adalah seorang Nabi yang hidupnya sering melakukan perjalanan dan berkeliling ke berbagai tempat. Dalam salah satu perjalanannya, tiba-tiba hujan turun dan Nabi Isa as segera mencari tempat untuk berteduh. Beliau melihat gua didekat situ dan segera mendekatinya.

Baca Yang lain

Quran Sebagai Menu dan Syarat Penguat Hati

Quran Sebagai Menu dan Syarat Penguat Hati Manusia dalam kehidupan kita dapati beberapa memiliki kelemahan dalam melihat, mendengar, jalan, dimana untuk mengatasinya mereka menciptakan kacamata, tongkat penyangga, alat bantu dengar dan semacamnya. Ruh manusia juga sama, kadang menjadi lemah, hati manusia punya telinga dan mata, ketika telinga hati atau mata hati lemah maka dia butuh kacamata penguat pandangan mata, penguat pendengaran telinga, begitu juga dengan pendengaran batin kita. Ketika lemah maka secara fitrah kita butuh alat bantu untuk menguatkan.

Baca Yang lain

Ngaji Rumi: Bahasa dan Kegagalan Komunikasi

 Ngaji Rumi: Bahasa dan Kegagalan Komunikasi Alkisah, empat orang musafir dari berbagai negara yang tidak saling mengerti bahasa masing-masing bertemu di sebuah penginapan. Kepada mereka diberikan sejumlah uang untuk dibelikan makanan yang mereka sukai. Orang dari Persia berkata: “Aku ingin membeli anggur”. “Aku ingin Einab”, sahut yang lain dari jazirah Arab. Seorang lagi asal Turki segera menyanggah. “Tidak, aku mau uzum”. “Kalau aku suka stafylia”, orang terakhir dari kerajaan Romawi tak mau ketinggalan.  

Baca Yang lain