Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

SEKAFIR APA ANDA?

SEKAFIR APA ANDA?

Kafir adalah salah satu kata yang banyak tertulis dalam al-Quran. Tapi tak sedikit yang keburu menganggapnya sebagai kata dengan satu terapan makna.  

Baca Yang lain

Mengingat Nikmat Allah Menjauhkanmu dari Sifat Tercela !

Mengingat Nikmat Allah Menjauhkanmu dari Sifat Tercela ! Salah satu sebab utamanya adalah karena kita merasa punya kemampuan untuk melakukan sesuatu semaunya. Kita tidak merasa bergantung kepada Allah sehingga bebas melakukan apapun. Nah, bila kita sering mengingat betapa besarnya nikmat Allah dan betapa lemahnya diri kita tanpa bantuan Allah, maka secara otomatis kita akan berpikir berkali-kali untuk melawan perintah Allah Swt. Kita akan lebih fokus untuk bersyukur dan memanfaatkan kenikmatan ini untuk kebaikan, karena semua yang kita miliki adalah pemberian Allah Swt.

Baca Yang lain

Membuat Hidup Lebih Baik lewat Toleransi(2)

Membuat Hidup Lebih Baik lewat Toleransi(2) Kehidupan adalah sebuah laut indah yang kadang bergejolak dengan ombaknya dan kadang teduh dengan keheningan yang dalam. Roda kehidupan ini terus berputar; jadi kita tidak mungkin terus tenggelam dalam kesulitannya dan kita juga tidak mungkin terus larut dalam kesenangannya.

Baca Yang lain

Membuat Hidup Lebih Baik lewat Toleransi(1)

Membuat Hidup Lebih Baik lewat Toleransi(1) Toleransi dan kelembutan menjadi lebih penting dan konstruktif dalam kehidupan berumah tangga. Keluarga adalah institusi sosial yang paling penting, dan jika sakinah dirampas dari keluarga, ini berarti kedamaian telah hilang di masyarakat.

Baca Yang lain

Jauh Dari Al-Qur’an, Bagai Jasad Tanpa Ruh

Jauh Dari Al-Qur’an, Bagai Jasad Tanpa Ruh Surat Ar-Rahman adalah surat yang memiliki bermacam kemuliaan dan keagungan. Tak hanya itu, banyak pula fadilah dan keutamaan yang luar biasa bila kita membacanya. Uniknya, dalam ayat ini Allah Swt mendahulukan nikmat pengajaran Al-Qur’an sebelum nikmat penciptaan manusia.  

Baca Yang lain

Gaji, Upah, dan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib

Gaji, Upah, dan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib Sistem penggajian yang beliau lakukan, tanpa ada keberpihakan apalagi hanya membedakan kedudukan lalu gaji harus dilipatgandakan, merupakan solusi cerdas sehingga tidak ada yang berebut kekuasaan. Terlihat nyata bahwa kekuasaan adalah media untuk mengabdi kepada masyarakat. Bukan ajang untuk mengumpulkan pundi-pundi uang rakyat ke rekening pribadi atau keluarga.

Baca Yang lain

Hubungan Antara Iman dan Akhlak

Hubungan Antara Iman dan Akhlak “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” Akhlak yang baik adalah tanda dari kuatnya iman. Klaim iman tanpa dibarengi akhlak tidak akan berarti apa-apa.

Baca Yang lain

Temanmu, Surgamu Atau Nerakamu ?

Temanmu, Surgamu Atau Nerakamu ? Maka berhati-hatilah dalam memilih teman, karena temanmu bisa menjadi surgamu atau nerakamu ! يَٰوَيۡلَتَىٰ لَيۡتَنِي لَمۡ أَتَّخِذۡ فُلَانًا خَلِيلٗا “Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku).” (QS.Al-Furqan:28)

Baca Yang lain

Waspadai Rabu Terakhir Shafar…!

Waspadai Rabu Terakhir Shafar…! Pemahaman ini bersumber pada penafsiran Al-Qur’an surat Al-Qomar ayat 19  “Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus”. (Q.S. Al-Qomar : 19)

Baca Yang lain

Ingatlah Disaat Engkau Dibangkitkan Seorang Diri

Ingatlah Disaat Engkau Dibangkitkan Seorang Diri Kenapa kita masih berbuat dzalim, menipu dan berkhianat sementara nanti kita akan berdiri sendiri menghadap pada Sang Maha Kuasa sendirian ! Mari kita fokus pada diri kita masing-masing. Manfaatkan waktu yang sempit ini untuk bersiap menghadapi hari ketika kita dibangkitkan seorang diri.

Baca Yang lain

BERTAKWALAH SEMAMPUMU!

BERTAKWALAH SEMAMPUMU! Andai merasa tak punya cukup bukti kuat mempercayai Tuhan dan realitas immaterial, dia nyata tak punya secuilpun bukti keabadian kehidupan material ini. Karena itu, tak ada ruginya menjalani kehidupan material dengan perilaku etis semampunya sembari merawat kepercayaan adanya Tuhan dan kehidupan immaterial sekecil apapun bukti yang tertangkap oleh nalar dan intuisinya.

Baca Yang lain

Apa yang Paling Kita Butuhkan dalam Hidup?

Apa yang Paling Kita Butuhkan dalam Hidup? Dari tiga kisah ini kita mendapatkan poin besar bahwa hal terpenting dalam hidup kita adalah petunjuk dan bimbingan dari Allah Swt. Karena bila kita telah mendapatkan petunjuk dari Allah maka semua masalah akan selesai dan segala sesuatu akan menemukan jalannya. Dan sebaliknya, tanpa bimbingan dari Allah, apapun yang kita miliki tak akan berarti dan justru bisa membawa kita menuju kesengsaraan abadi.

Baca Yang lain

Tuhanku Pasti Akan Memberi Jalan !

Tuhanku Pasti Akan Memberi Jalan ! Tidakkah engkau percaya kepada Dzat yang telah menjagamu sejak engkau berada dalam perut ibumu dan engkau tak memiliki kemampuan apa-apa? Angkat kepalamu, bunuh rasa putus asa di hatimu dan berjalan lah maju. Karena pertolongan Allah Swt telah menanti di depanmu !

Baca Yang lain

SATU TITIK KECIL

SATU TITIK KECIL Jangan menyindir orang lain demi merendahkannya di hadapan publik dengan dalih menegurnya dan menyuruhnya meninggalkan keburukan atau mendorongnya melakukan kebaikan seolan kamu memantau hidupnya dalam kebersamaan dan kesendirian.

Baca Yang lain

Penyembahan Kepada Selain Allah

Penyembahan Kepada Selain Allah Janganlah engkau tunduk kepada orang kaya karena kekayaan mereka. Jangan tunduk pada penguasa karena kekuasaan mereka. Jangan tunduk pada siapa pun karena kehebatan yang mereka miliki. Karena setiap ketundukan yang bukan karena Allah pasti ia sedang tunduk dengan keinginan setan. Dan itulah arti “ibadah kepada selain Allah Swt”.

Baca Yang lain

Kami Yang Melakukan Perbaikan, Bukan Yang Lain !

Kami Yang Melakukan Perbaikan, Bukan Yang Lain ! Itulah kenapa orang-orang yang hatinya kotor dan dipenuhi penyakit bisa melihat kerusakan sebagai keindahan, kebohongan sebagai kejujuran dan kebaikan sebagai kesalahan. Dia tidak mampu lagi membedakan antara kebenaran dan kebatilan karena jiwa mereka telah kotor dan tak mampu menilai sesuatu sesuai dengan nilai yang sebenarnya.

Baca Yang lain

Orang Merugi Yang Tak Pernah Untung !

Orang Merugi Yang Tak Pernah Untung ! Agar hati kita tenang dan yakin bahwa amal kita diterima oleh Allah Swt. Bila tidak, maka sebesar apapun amal yang kita tumpuk semuanya akan terbang sia-sia bagaikan debu. وَقَدِمۡنَآ إِلَىٰ مَا عَمِلُواْ مِنۡ عَمَلٖ فَجَعَلۡنَٰهُ هَبَآءٗ مَّنثُورًا “Dan Kami akan perlihatkan segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami akan jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.” (QS.Al-Furqan:23)

Baca Yang lain

Darimana Budaya “Menyembah Penguasa” Dimulai?

Darimana Budaya “Menyembah Penguasa” Dimulai? Para Toghut ini memiliki peran yang sangat besar dalam melemahkan akal manusia. Mereka mewajibkan masyarakat untuk taklid buta dalam mengikuti kehendak penguasa dan mengesampingkan pandangan serta kehendak mereka. Masyarakat tidak diberi kesempatan untuk memilih mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah. Kebebasan mereka telah di rampas dan akal mereka telah di cabut.

Baca Yang lain

Kisah Sedih Di Malam Hari Raya

Kisah Sedih Di Malam Hari Raya Hikmah dari kisah ini adalah : Seringkali kesengsaraan itu datang karena kita menghitung apa yang dimiliki orang sehingga lupa mensyukuri apa yang kita miliki.

Baca Yang lain

Kerugian Yang Tak Bisa Tergantikan !

Kerugian Yang Tak Bisa Tergantikan ! Maka kini waktunya kita berkaca pada diri masing-masing. Apakah kita masih dalam jalur yang benar? Apakah kita telah memanfaatkan kesempatan dengan baik? Dan apakah kita tidak selamat dari sebutan “orang-orang” yang paling merugi.

Baca Yang lain