Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 3)

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 3)

Bagian pertama adalah meluangkan waktu kita untuk beribadah kepada Allah swt. Bagian kedua yang harus kita lakukan adalah membagi waktu kita untuk bekerja memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita bersama keluarga. Yang ketiga adalah meluangkan waktu kita untuk beristirahat serta menikmati hal-hal yang dihalalkan agama Islam di dunia ini.

Baca Yang lain

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 2)

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 2) Bagian pertama adalah meluangkan waktu kita untuk beribadah kepada Allah swt. Bagian kedua yang harus kita lakukan adalah membagi waktu kita untuk bekerja memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita bersama keluarga. Yang ketiga adalah meluangkan waktu kita untuk beristirahat serta menikmati hal-hal yang dihalalkan agama Islam di dunia ini.

Baca Yang lain

Perempuan Renta dan Lantunan Shalawat

Perempuan Renta dan Lantunan Shalawat Seiring dengan berjalannya waktu, perempuan itu pun semakin tua. Jamaah masjidpun mengambil inisiatif untuk membersihkan halaman masjid itu dengan memungut dedaunan yang rontok sehingga akan meniadakan pekerjaan perempuan tua itu yang menurut dugaan kebanyakan jamaah masjid telah menjadi berat baginya.

Baca Yang lain

Tiga Perkara Penjamin Segala Kebaikan Dalam Kehidupan

Tiga Perkara Penjamin Segala Kebaikan Dalam Kehidupan Bila seseorang melakukan yang tiga hal ini, ia akan menangisi dosa dan kesalahannya. Yakni, tangisannya adalah hasil dari cara pandang ini. Ketika kita diam yang disertai berpikir, ketika kita berbicara yang disertai zikir dan mengingat Allah dan ketika kita melihat dengan parameter yang jelas, maka pada waktu itu sesuatu yang kita pandang adalah diri dan perilaku kita. Saat itu kita akan menemukan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan.

Baca Yang lain

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 1)

Tugas Harian Seorang Muslim (Part 1) Tentunya agama Islam dalam al-Quran dan riwayat mewanti-wanti kita untuk mempersiapkan atau merencanakan hal-hal apa yang ingin kita lakukan. Misalnya dalam sebuah riwayat dari Imam Ali bin Abi Thalib ra dikatakan bahwa seorang mukmin membagi waktunya untuk tiga hal. Waktu untuk beribadah kepada Allah swt, waktu untuk muhasabah diri sendiri, dan waktu untuk menikmati hal-hal yang indah dan halal.

Baca Yang lain

Pesan Penting Nabi Isa untuk Kalian Yang Inginkan Dunia

Pesan Penting Nabi Isa untuk Kalian Yang Inginkan Dunia Nabi Isa as hendak menjelaskan pada kita bekerjalah namun jangan lupa beribadah karena jika memang benar kamu inginkan dunia maka mintalah pada sang Pemegang Kunci Dunia yang tiada lain adalah Allah swt. Jadi jangan sampai kita lupakan ibadah kita pada Allah swt. Yang mana kita bisa memohon segala sesuatunya pada Dia Yang Maha Kuasa dan juga Maha Kaya.

Baca Yang lain

Berbuat Adil Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Berbuat Adil Dalam Kehidupan Bermasyarakat Dalam ayat ini dapat juga diperhatikan bahwa Allah swt. setelah memerintankan agar berbuat adil, lalu menegaskan agar jangan sampai kita karena maksud buruk terhadap orang lain, keluar dari wilayah keadilan, bahkan jika kamu bersaksi untuk kepentingan orang dekatmu, maka kamu pun harus bersaksi terhadapnya meskipun merugikannya. Demikian juga sebagaimana kamu bersaksi yang merugikan musuhmu, maka kamu pun harus bersaksi meskipun menguntungkannya walaupun ia orang kafir. Mengapa ini sering terjadi pada umat manusia?

Baca Yang lain

Bersikap Adil Menurut Riwayat

Bersikap Adil Menurut Riwayat Sedangkan manfaat berbuat adil dapat kita peroleh penjelasannya dalam penjelasan Imam Ali yang tertuang dalam penjelasan singkat (kalimat qisar): l-“Sikap adil akan melestarikan rasa cinta.” 2-“Sikap adil dapat melunakkan hati.” 3-“Sikap adil akan mengangkat perselisihan dan melahirkan kebersamaan.” 4-“Sikap adil melahirkan ketentraman.” 5-“Sikap adil dapat melestarikan kebersamaan.” 6-“Orang yang bersikap adil memiliki banyak pecinta dan pembela.”

Baca Yang lain

Peranan Kasih Sayang dalam Kehidupan Rumah Tangga

Peranan Kasih Sayang dalam Kehidupan Rumah Tangga Hal penting yang lain ialah bahwa di tengah masyarakat maupun di tengah keluarga, seorang manusia tidak boleh berpandangan negatif. Seorang manusia harus melihat berbagai permasalahan dengan niat yang baik. Karena, pandangan yang negatif akan mendatangkan kedengkian, kebencian, fitnah, dan umpatan. Seorang manusia yang berpandangan negatif, pada hari kiamat akan berbaring di padang mahsyar dalam rupa lalat karena ketika di dunia dia tidak ubahnya seperti lalat yang senantiasa mencari kotoran, aib, dan kekurangan orang. Oleh karena itu, hendaknya kita senantiasa hanya melihat kebaikan-kebaikan teman, terutama kebaikan-kebaikan keluarga dan mengabaikan kekurangan-kekurangan mereka.

Baca Yang lain

Gaya Hidup Islami; Jangan Membuang Makanan

Gaya Hidup Islami; Jangan Membuang Makanan Hadits ini menjelaskan pada kita bagaimana cara Islam menasihati kita untuk tidak israf. Jika kita merasa bahwa makanan kita berlebih maka sisihkanlah sebagian dan makanlah secara cukup. Jangan dimakan sebagian lalu kalian buang. Sesungguhnya masih banyak orang di luar sana yang masih kelaparan dan makanan yang kalian buang merupakan sesuatu yang berharga bagi mereka.

Baca Yang lain

Perbuatan Ghibah Beserta Contohnya Dalam Keseharian Kita

Perbuatan Ghibah Beserta Contohnya Dalam Keseharian Kita Adapun contoh ghibah mengenai pakaian misalnya kita membicarakan bahwa bajunya kebesaran,  bajunya kusut, warna bajunya gak cocok buat dia. Ini semua merupakan sebuah ghibah yang mana kita membicarakan kekurang dari saudara seiman kita sehingga jika ia mendengarnya maka ia akan merasa tidak suka atas apa yang kita bicarakan.

Baca Yang lain

Meraih Keimanan Berbuah Ketenangan

Meraih Keimanan Berbuah Ketenangan Keimanan menjadikan seseorang menjadi tenang. Dengan ketenangan ini manusia menjadi bahagia. Beberapa orang membanting tulang mencari nafkah, membanting tulang untuk bisa membeli tanah, bisa membeli rumah. Setelah tanah atau rumah sudah dimiliki dia menjadi tenang terhadap hal itu. Mereka menjadi bahagia ketika berhasil meraih tujuan dan harapan yang diinginkan.

Baca Yang lain

Perkataan Layaknya Amal, Diminta Pertanggung Jawaban di Hari Kiamat

Perkataan Layaknya Amal, Diminta Pertanggung Jawaban di Hari Kiamat Jawabannya adalah alangkah lebih baiknya jika kita tidak berbicara kecuali seusuatu yang haq dan benar. Lalu di setiap perkataan kita lebih baik mengatakan sesuatu yang bersumber atau bersanad. Selain itu mengatakan sesuatu yang mana jika di hari akhir kelak kita mendapatkan timbangan amal yang baik.

Baca Yang lain

Perbuatan Ghibah Beserta Contohnya Dalam Keseharian Kita

Perbuatan Ghibah Beserta Contohnya Dalam Keseharian Kita Salah satu ghibah yang paling kotor dan tercela adalah membicarakan orang yang aslinya adalah orang yang berilmu dan ahli dalam beramal namun ia mensifatinya dan mengghibahinya dengan seburan orang yang riya dalam artian sering menunjukan ibadahnya dengan niat dipuji oleh manusia bukan karena Allah swt. Ini merupakan ghibah yang paling kotor dan tercela.

Baca Yang lain

Manfaat Traveling Menurut Agama Islam

Manfaat Traveling Menurut Agama Islam Itu semua karena kebanyakan orang akan muncul sifat aslinya ketika mereka dalam keadaan lelah. Misalnya ketika melakukan safar yang mana keadaannya tidak senyaman di rumah maka setiap orang akan dipantik dengan emosi-emosi yang dapat mengeluarkan sifat asli.

Baca Yang lain

Kisah Nabi Saleh dan Pembangkangan Kaum Tsamud

Kisah Nabi Saleh dan Pembangkangan Kaum Tsamud Sebelum hari turunnya azab Allah, Nabi Saleh serta para pengikutnya pergi meninggalkan daerah tersebut. Mendengar ancaman tersebut, kaum Tsamud bahkan berencana untuk membunuh Nabi Saleh. Ketika mereka akan membunuh Nabi Saleh tiba-tiba muncullah petir yang menggelegar dan gempa bumi yang sangat sangat dahsyat. Tiba-tiba batu-batu besar yang tidak diketahui dari mana datangnya menimpa kepala mereka.

Baca Yang lain

Nilai Perbuatan Baik Non-Muslim di Hadapan Allah (Bag 1)

Nilai Perbuatan Baik Non-Muslim di Hadapan Allah (Bag 1) Apabila kita ditanya, apakah Syaikh Murtadha Al-Anshari (semoga Allah merahmatinya) dengan segala kezuhudan, ketakwaan, keimanan, dan amal salehnya pasti termasuk penghuni surga atau tidak? Maka jawabannya adalah, sepengetahuan kami yang tidak pernah mendapati beliau melakukan kejelekan ilmiah dan amaliah, seluruh diri beliau adalah baik dan istiqamah. Adapun apakah seratus persen beliau menjadi penghuni surga, haL itu bukan urusan kita. Karena itu adalah hak prerogatif Allah yang Maha Mengetahui hati dan niat seseorang, dan hanya Dia yang Maha Mengetahui rahasia paling tersembunyi dalam jiwa seseorang. Oleh karena itu, urusan mereka terserah kepada Allah. Kita bisa mengutarakan pendapat pasti ihwal orang-orang yang telah diceritakan oleh para wali Allah mengenai status ukhrawi mereka kelak.

Baca Yang lain

Hubungan Sosial Antara Manusia dan Jin, Apakah Mungkin?

Hubungan Sosial Antara Manusia dan Jin, Apakah Mungkin? Jin tersebut dengan alasan ingin membantu kaum mukmin supaya tidak mati kehausan menampakan dirinya sehingga mereka bisa terlihat. Karena ia mengetahui bahwa seorang mukmin adalah saudara dirinya sendiri. Karena selain sabda dari Baginda Nabi Muhammad saw, syarat seorang saudara dalam agama adalah iman. Dan tidak ada perbedaan antara iman dalam hati manusia maupun jin.

Baca Yang lain

Tiga Perkara Penjamin Segala Kebaikan Dalam Kehidupan

Tiga Perkara Penjamin Segala Kebaikan Dalam Kehidupan Masalah yang sering ditemui adalah kita tidak memahami dan melihat kesalahan-kelasahan yang kita lakukan. Ketika kita memahaminya, pada waktu itu kita menyaksikan keagungan perbuatan ini. Bila kita adalah ahli makrifat dan hati, maka kita akan menangisi segala kesalahan yang kita lakukan. Selanjutnya masyarakat akan aman dari keburukannya.

Baca Yang lain

Mengundang Tuhan Melalui Tebaran Kasih Kepada Sesama

Mengundang Tuhan Melalui Tebaran Kasih Kepada Sesama Pada dasarnya, kebaikan dan kecintaan kepada sesama akan mengundang kecintaan dan perhatian Tuhan. Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah yang diberikan seorang mukmin sebelum ia sampai ke tangan peminta, sedekah itu telah lebih dulu sampai di tangan Allah Swt.” Mari mengundang Tuhan melalui kebaikan yang ditebarkan kepada sesama.

Baca Yang lain