Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Menolak Halus Perintah ‘Salah’ Suami

Menolak Halus Perintah ‘Salah’ Suami

“Suami melarang saya mengenakan hijab, terus aku sebagai istri harus bagaimana?” Suami mungkin menyuruh saya mengenakan busana sangat ketat dan transparan saat keluar rumah. Bahkan, terkadang  menyuruh saya berdandan menor, yang jelas-jelas dilarang dalam Islam. Ia bilang, ‘Aku suamimu, jadi kamu harus menaati perintahku. Lagi pula, dengan penampilan seperti ini kamu terlihat lebih muda.

Baca Yang lain

Jangan Pernah Lupakan Kebaikan Orang Lain !

Jangan Pernah Lupakan Kebaikan Orang Lain !  Al-Qur’an mengajarkan untuk tidak melupakan kebaikan orang lain. Kenapa hal ini ditekankan? Karena sering kita lupa dengan kebaikan seseorang hanya karena satu kesalahan. Sering kita melupakan jasanya hanya karena pertengkaran dan rasa marah. Seakan satu kesalahan itu menghapus ribuan kebaikan yang pernah ia lakukan.

Baca Yang lain

Apa Saja Keutamaan dan Manfaat Bersilaturahmi?

Apa Saja Keutamaan dan Manfaat Bersilaturahmi? Silaturahmi dan menjalin ikatan persaudaraan dan kekeluargaan dengan sanak keluarga merupakan sebuah ketaatan yang sangat dianjurkan Islam. Bahkan melakukan hal ini lebih utama dari ibadah sunat. Cukuplah mengenai keutamaan perbuatan ini bahwa hal itu dapat memperpanjang umur dan memperbanyak rizki serta mempermudah hisab pada hari kiamat.

Baca Yang lain

Hidup Seimbang antara Dunia dan Akhirat

Hidup Seimbang antara Dunia dan Akhirat   قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللهُ عَلَيْكُمُ النَّهارَ سَرْمَداً إِلى‏ يَوْمِ الْقِيامَةِ مَنْ إِلٰهٌ غَيْرُ اللهِ يَأْتيكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فيهِ أَفَلا تُبْصِرُونَ Katakanlah, “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

Baca Yang lain

Apa itu Kunci Ilmu?

Apa itu Kunci Ilmu? Rasulullah SAW bersabda: “Ilmu itu laksana lemari (yang tertutup) rapat dan kunci pembukanya adalah pertanyaan. Oleh karena itu, bertanyalah kalian karena sesungguhnya dalam tanya jawab diturunkan empat macam pahala, yaitu untuk penanya, orang yang menjawab pertanyaan, para pendengar, dan orang yang mencintai mereka.” (HR Abu Naim).

Baca Yang lain

BANTULAH DIRIMU

BANTULAH DIRIMU Jangan bercanda dengan sesuatu yang mempermalukan orang lain. Jangan memuji orang lain atas perbuatan baik tidak dilakukannya.

Baca Yang lain

Masihkah Anda Berteman dengan Malas?

Masihkah Anda Berteman dengan Malas? Malas adalah penyakit paling berbahaya dalam hidup manusia. Mengapa demikian? Karena dari sejak lahir manusia harus melalui masa-masa yang sulit. Masa keluar dari perut ibu, masa jatuh bangun saat berjalan sampai dia terus melewati berbagai kesulitan hingga akhir hayatnya. Hidup yang penuh rintangan ini jika dihadapi dengan rasa malas akan memberikan kerugian langsung di dunia maupun nanti di akhirat. Oleh karenanya islam sangat anti terhadap penyakit malas.

Baca Yang lain

Sempurnakan Shalat dengan Kepedulian Sosial

Sempurnakan Shalat dengan Kepedulian Sosial “Dan Dia menjadikanku orang yang diberkati di mana pun aku berada dan Dia memerintahkan kepadaku untuk mendirikan shalat dan membayar zakat selama hidupku.” (QS Maryam [19]: 31)

Baca Yang lain

Amar Makruf Nahi Munkar(3)

Amar Makruf Nahi Munkar(3) Ada tiga tahapan dalam Amar Makruf Nahi Munkar:     Amar dan nahi yang bersifat kalbu;     Amar dan nahi yang bersifat lisan;     Amar dan nahi praktis.  

Baca Yang lain

Amar Makruf Nahi Munkar(2)

Amar Makruf Nahi Munkar(2) Amar makruf dan nahi munkar tidak terbatas hanya pada kelompok dan suku bangsa tertentu, melainkan meliputi seluruh kelompok dan suku bangsa yang telah memenuhi persyaratan, bahkan wajib atas para wanita dan anak untuk melakukan amar makruf – nahi munkar ketika menyaksikan ayah, ibu atau suami meninggalkan perbuatan yang terpuji (makruf) atau melakukan hal-hal yang haram, tentunya ketika seluruh syarat-syaratnya telah terpenuhi. (Ajwibah al-Istifta’at, no. 1069)

Baca Yang lain

Amar Makruf Nahi Munkar(1)

Amar Makruf Nahi Munkar(1) Yang dimaksud dengan amar makruf dan nahi munkar adalah mengajak masyarakat untuk melakukan kebaikan dan melarang mereka dari melakukan keburukan.

Baca Yang lain

Dahulukan Buah Sebelum Daging !

Dahulukan Buah Sebelum Daging ! Dengan memakan buah terlebih dahulu, ia akan menjadi pelumas yang membantu pencernaan dalam mencerna daging dan makanan yang kita konsumsi sehingga prosesnya menjadi lebih cepat. Dan rahasia ini telah dikabarkan oleh Al-Qur’an sejak 1400 tahun yang lalu.

Baca Yang lain

3 Pegangan Anti Stres

3 Pegangan Anti Stres Semakin tahun bumi semakin tua. Semakin lama kondisi semakin cepat berubah. Dunia semakain ramai oleh kedzoliman dan penindasan. Keadilan adalah barang yang asing dan semakin sulit untuk bertahan hidup. Masalah semakin kompleks. Kebutuhan hidup yang meningkat, sulitnya mencari pekerjaan, hasrat manusia yang ingin serba instan, kriminalitas yang tak terbendung membuat kita semakin tidak betah tinggal di dunia ini. Badai dunia tak kunjung reda menerpa kehidupan manusia.

Baca Yang lain

Syukur Kepada Manusia = Syukur Kepada Allah

Syukur Kepada Manusia = Syukur Kepada Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Surat Luqman, أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْك “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu.” (QS.Luqman:14) Rasulullah saw bersabda, لا يشكر اللَّه من لا يشكر الناس “Belum bersyukur kepada Allah siapa yang tidak bersyukur kepada manusia.”

Baca Yang lain

Hidupmu Bergantung dengan Apa yang Kau Makan !

Hidupmu Bergantung dengan Apa yang Kau Makan ! Islam adalah agama yang sempurna. Agama ini membimbing manusia sampai hal-hal terkecil seperti apa yang kita makan. Allah swt Berfirman, فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ إِلَى طَعَامِهِ “Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.” (QS.Abasa:24)

Baca Yang lain

Bumi ini Luas, Berjalanlah !

Bumi ini Luas, Berjalanlah ! Allah Berfirman, أَفَلَمْ يَسِيرُوا فِي الأرْضِ فَتَكُونَ لَهُمْ قُلُوبٌ يَعْقِلُونَ بِهَا أَوْ آذَانٌ يَسْمَعُونَ بِهَا فَإِنَّهَا لا تَعْمَى الأبْصَارُ وَلَكِنْ تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ “Maka tidak pernahkah mereka berjalan di bumi, sehingga hati (akal) mereka dapat memahami, telinga mereka dapat mendengar? Sebenarnya bukan mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.” (QS.Al-Hajj:46)

Baca Yang lain

Ajaran Berhemat dalam Al-Qur’an (bag2)

Ajaran Berhemat dalam Al-Qur’an (bag2) Sebelumnya kita telah melihat bahwa islam adalah agama yang mengajarkan keseimbangan. Tidak kurang dan berlebihan. Begitu juga dalam urusan Infaq (sedekah). Islam mengajak kita untuk tidak kikir tapi juga tidak memberikan semua yang kita miliki.

Baca Yang lain

Ajaran Berhemat dalam Al-Qur’an

Ajaran Berhemat dalam Al-Qur’an Islam adalah agama yang seimbang. Islam membawa manusia untuk berlaku adil dan tak melampaui batas. Karena segala sesuatu yang melampaui batas itu buruk. Bahkan umat islam juga disebut Ummatan Wasatho yang bermakna umat yang berada ditengah.

Baca Yang lain

Pahala Mendamaikan Orang yang Berselisih

Pahala Mendamaikan Orang yang Berselisih Sebelumnya kita telah mendengar ayat-ayat Al-Qur’an yang berisi tentang anjuran yang sangat untuk mendamaikan orang yang berselisih. Seperti Firman Allah swt, فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ “Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu.” (QS.Al-Anfal:1)

Baca Yang lain

Mendamaikan Orang yang Berselisih (Al-Ishlah) dalam Al-Qur’an

Mendamaikan Orang yang Berselisih (Al-Ishlah) dalam Al-Qur’an Pernah mendengar kata Al-Ishlah ? Al-Ishlah sering diartikan dengan “perbaikan” atau “memperbaiki”. Jika kita menengok pada tujuan utama dari dakwah para nabi, maka sejarah membuktikan bahwa tujuan mereka adalah Al-Ishlah, atau memperbaiki kondisi umat. Seperti perkataan Nabi Sholeh as yang diabadikan dalam Al-Qur’an berikut ini, إِنْ أُرِيدُ إِلاَّ الإِصْلاَحَ مَا اسْتَطَعْتُ “Aku hanya bermaksud (melakukan) perbaikan semampuku.” (QS.Huud:88)

Baca Yang lain