Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Ciri Khas Syiah yang Sesungguhnya (2)

Ciri Khas Syiah yang Sesungguhnya (2)

Allamah Syaikh Misbah Yazdi di dalam penjelasannya mengatakan bahwa: terlepas dari makna yang biasa berlaku pada umumnya, sesungguhnya seorang arif itu bukan sebagaimana menurut makna yang dipahami oleh kebanyakan orang. Tetapi adalah (yang memiliki) hakikat marifat, dan adalah yang benar-benar mengenal Allah.  

Baca Yang lain

Mengungkap Rahasia Bakat: Pemberian Tuhan atau Hasil Latihan? (Bagian 2)

Mengungkap Rahasia Bakat: Pemberian Tuhan atau Hasil Latihan? (Bagian 2) Saya akan ambilkan contoh lain lagi dari bukunya Malcolm Gladwell. Gladwell mengatakan bahwa kemampuan seseorang akan menjadi sangat runcing  –bahkan seseorang dapat meraih sukses di bidangnya jika ia sudah berlatih selama 10.000 jam. Lalu disebutkan bahwa rahasia di balik kesuksesan The Beatles adalah mereka telah berlatih selama lebih dari 13.000 jam.

Baca Yang lain

Mengungkap Rahasia Bakat: Pemberian Tuhan atau Hasil Latihan? (Bagian 1) ‎

Mengungkap Rahasia Bakat: Pemberian Tuhan atau Hasil Latihan? (Bagian 1) ‎ “The more the skill is exercised, the less aware you are of using it. It begins to feelnatural, like you’ve always had it. Walking and talking are good examples”   Daniel Coyle, on The Talent’s Code c. 2009

Baca Yang lain

Ciri Khas Syiah yang Sesungguhnya (1)

Ciri Khas Syiah yang Sesungguhnya (1) Orang-orang yang disebut Syiah, ketika disebut demikian, muncul dua hal yang berlawanan dalam batin mereka, yaitu: merasa senang sekaligus tidak merasa senang.

Baca Yang lain

Membumikan Tawakal Sebagai Solusi Mengatasi Beragam Permasalahan

Membumikan Tawakal Sebagai Solusi Mengatasi Beragam Permasalahan Manusia dengan semakin kompleknya kehidupan semakin beragam juga permasalahan yang dihadapi, dalam menyelesaikan masalah pun tidak selalu sendiri, dalam beberapa kasus manusia menyewa seorang pengacara, orang yang bertindak sebagai wakilnya, mewakilinya berbicara dalam membela diri atau dalam menuntut pihak lain.

Baca Yang lain

Apa Saja Janji Kita Kepada Allah?

Apa Saja Janji Kita Kepada Allah? Banyak sekali ayat Al-Qur’an yang mendorong kita untuk menunaikan janji. Janji kita kepada sesama manusia, ataupun janji kita kepada Allah swt?

Baca Yang lain

Say No Jika Masih Musyrik

Say No Jika Masih Musyrik Oleh karena itu keimanan seseorang adalah syarat penting dalam sebuah keputusan menikah. Meneliti jalan pikirannya menuju ketauhidan atau keingkaran adalah langkah menentukan calon pasangan menuju maghligai pernikahan. Berdampak positif hingga anak keturunan nantinya.

Baca Yang lain

Menikah: Tantangan atau Peluang? (3)

Menikah: Tantangan atau Peluang? (3) Batasan usia menikah diatur Undang-undang No 1 tahun 1974  Tentang Perkawinan Pasal 7 ayat 1 yaitu: 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan 16 tahun. Peraturan Menteri Agama No.11 tahun 2007 Tentang Pencatatan Nikah Bab IV pasal 7: “Apabila seorang calon mempelai belum mencapai umur 21 (duapuluh satu) tahun, harus mendapat ijin tertulis kedua orang tua”.

Baca Yang lain

Menikah: Tantangan atau Peluang? (2)

Menikah: Tantangan atau Peluang? (2) Kita menyaksikan pemuda dan pemudi dengan mudah menjalin hubungan tanpa harus terikat oleh lembaga perkawinan. Mereka saling mengenal dan berinteraksi dengan lawan jenis sebagaimana yang dikehendaki. Hal ini menyebabkan menurunnya keinginan dan motivasi untuk segera menikah di kalangan pemuda

Baca Yang lain

Menikah: Tantangan atau Peluang? (Bagian I)

Menikah: Tantangan atau Peluang? (Bagian I) Dalam tradisi hampir seluruh masyarakat, perkawinan merupakan hal biasa yang akan dilalui seseorang dalam fase kehidupannya. Anak-anak menjadi dewasa, menyelesaikan pendidikannya sampai tingkatan tertentu, menemukan seseorang sebagai pasangan hidupnya kemudian menikah dan membangun keluarga baru.

Baca Yang lain

Kenali Tiga Sumber Kesalahan Manusia

Kenali Tiga Sumber Kesalahan Manusia Setiap kesalahan pasti ada asalnya dan setiap pelanggaran pasti ada sumbernya. Apabila kita menengok pada ayat-ayat Al-Qur’an, setidaknya kita akan menemukan tiga sumber kesalahan manusia.

Baca Yang lain

Allah Menutup Semua Pintu Ketergantungan Pada Selain-Nya !

Allah Menutup Semua Pintu Ketergantungan Pada Selain-Nya ! Dalam Al-Qur’an kita akan menemukan banyak sekali ayat yang memutus semua pintu dan jalan ketergantungan manusia pada selain Allah swt. Tujuannya agar manusia tidak terseret hingga bergantung dan berpegang pada sesama makhluk. Agar manusia tidak mendatangi pintu lain selain pintu-Nya dan memutuskan harapan selain kepada Allah swt.

Baca Yang lain

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (3 Habis)

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (3 Habis) Pembahasan sebelumnya menyatakan bahwa musahaqah termasuk jenis penyimpangan seksual. Seorang perempuan bertanya kepada Imam Shadiq as: “Apa hukuman bagi perempuan yang melakukan musahaqah satu sama lainnya?”  Imam as menjawab: “Hukuman mereka sama dengan pelaku zina (seratus kali cambukan).

Baca Yang lain

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (2)

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (2) Sebelumnya telah disebutkan bentuk-bentuk penyimpangan seksual berdasarkan Asosiasi Psikolog Amerika (APA). Dalam penjelasan tersebut, zina dan incest atau hubungan seks dengan muhrim (saudara kandung dengan pertalian darah yang tidak boleh dinikahi) tidak dimasukkan dalam kategori penyimpangan seksual.

Baca Yang lain

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (1)

Perspektif Islam Tentang Batasan dan Jenis Penyimpangan Seksual (1) Kecenderungan seksual merupakan salah satu fitrah dan kebutuhan dasar manusia. Proses reproduksi, kehidupan dan ketentraman psikologis manusia bergantung pada kecenderungan ini. Kebahagiaan dunia dan akhirat manusia akan terjamin manakala kecenderungan dasar ini terealisasi sesuai dengan jalurnya. 

Baca Yang lain

Renungkanlah Anugerah dan Kemuliaan Allah !

Renungkanlah Anugerah dan Kemuliaan Allah ! Manusia lahir dalam keadaan telanjang dan tak memiliki sesuatu, kemudian Allah memberinya segala sesuatu yang ia butuhkan. Memberinya kekayaan dan harta.

Baca Yang lain

Belajar Toleransi kepada Orang Desa

Belajar Toleransi kepada Orang Desa “Desa mawa cara negara mawa tata.” Desa mempunyai cara tersendiri di dalam penyelenggaraannya, negara mempunyai aturan yang jelas di dalam penyelenggaraannya.  

Baca Yang lain

Berpacaran, Gaya Hidup yang Buruk

Berpacaran, Gaya Hidup yang Buruk Secara kultural, anak-anak Indonesia sudah mengenal istilah “cinta” kepada lawan jenis sejak usia remaja. Itu adalah usia transisi di mana mereka sudah tidak pantas disebut anak-anak, dan juga belum layak disebut sebagai orang dewasa.

Baca Yang lain

Merasa Serba Cukup Adalah Kunci Hidup Bahagia

Merasa Serba Cukup Adalah Kunci Hidup Bahagia Jika kita hidup dengan perasaan serba cukup, sehingga kita tidak perlu terlalu pelit dengan diri sendiri dan juga tidak berfoya-foya, kita pasti merasa lebih bahagia menjalani hidup ini.

Baca Yang lain

Rezeki Setiap Makhluk Ada Pada Pencipta-Nya !

Rezeki Setiap Makhluk Ada Pada Pencipta-Nya ! Ayat ini menjelaskan bahwa rezeki seluruh makhluk yang melata di bumi dijamin dan ditanggung oleh Penciptanya. Seluruh yang hidup akan mendapatkan rezekinya dimanapun ia berada, karena Allah telah mewajibkan Dzat-Nya untuk menjamin setiap rezeki hamba-Nya.

Baca Yang lain