Situs Al Imamain Al Hasanain Pusat Kajian Pemikiran dan Budaya Islam

Keluarga & Masyarakat

Bahaya Enggan Mendengar Nasihat !

Bahaya Enggan Mendengar Nasihat !

“Agama adalah nasihat.” Bila kita perhatikan, masalah utama yang menghambat perjalanan manusia untuk sampai pada tujuannya adalah mudah lalai dan lupa. Mungkin ia pernah mendengar, mungkin ia sudah belajar tapi kebisingan dan gemerlap dunia membuatnya lalai.

Baca Yang lain

Perbuatan-Perbuatan Yang Memancing Siksaan Allah

Perbuatan-Perbuatan Yang Memancing Siksaan Allah Penguasa dzalim selalu menggiring umat menuju kerusakan. Mengikuti penguasa dzalim akan membuat seseorang menjadi buta dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ia tidak bisa menahan kekejian yang dilakukan sang penguasa dan cenderung akan selalu menyetujui keputusan-keputusan dzalimnya.

Baca Yang lain

Indahnya Pakaian Takwa

Indahnya Pakaian Takwa “Wahai anak cucu Adam! Sesungguhnya Kami telah menyediakan pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan bagimu. Tetapi pakaian takwa, itulah yang lebih baik. Demikianlah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka ingat.” (QS.Al-A’raf:26)

Baca Yang lain

Kedekatan Tuhan dengan Manusia

Kedekatan Tuhan dengan Manusia Kedekatan seperti bila saya duduk di sisi Anda, meskipun dekat di mata atau dalam kedekatan inderawi, lahiriah atau material, tak mesti dekat juga di hati. Bila si fulan cinta kepada seseorang, inilah yang disebut dengan kedekatan batiniah atau spiritual. Jadi, ada dua macam kedekatan; material dan spiritual.  

Baca Yang lain

Hanya Dua Pilihan, Ikut Atau Menyesal !

Hanya Dua Pilihan, Ikut Atau Menyesal ! Salah satu tujuan penting dari diutusnya para Rasul adalah mementaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Utusan-utusan suci ini datang untuk membimbing manusia dari kesengsaraan menuju kebahagiaan.

Baca Yang lain

Luas dan Sempitnya Tempatmu Bergantung Pada Rahmat Allah swt !

Luas dan Sempitnya Tempatmu Bergantung Pada Rahmat Allah swt ! Dikisahkan bahwa Nabi Isa as adalah seorang Nabi yang hidupnya sering melakukan perjalanan dan berkeliling ke berbagai tempat. Dalam salah satu perjalanannya, tiba-tiba hujan turun dan Nabi Isa as segera mencari tempat untuk berteduh. Beliau melihat gua didekat situ dan segera mendekatinya.

Baca Yang lain

Quran Sebagai Menu dan Syarat Penguat Hati

Quran Sebagai Menu dan Syarat Penguat Hati Manusia dalam kehidupan kita dapati beberapa memiliki kelemahan dalam melihat, mendengar, jalan, dimana untuk mengatasinya mereka menciptakan kacamata, tongkat penyangga, alat bantu dengar dan semacamnya. Ruh manusia juga sama, kadang menjadi lemah, hati manusia punya telinga dan mata, ketika telinga hati atau mata hati lemah maka dia butuh kacamata penguat pandangan mata, penguat pendengaran telinga, begitu juga dengan pendengaran batin kita. Ketika lemah maka secara fitrah kita butuh alat bantu untuk menguatkan.

Baca Yang lain

Ngaji Rumi: Bahasa dan Kegagalan Komunikasi

 Ngaji Rumi: Bahasa dan Kegagalan Komunikasi Alkisah, empat orang musafir dari berbagai negara yang tidak saling mengerti bahasa masing-masing bertemu di sebuah penginapan. Kepada mereka diberikan sejumlah uang untuk dibelikan makanan yang mereka sukai. Orang dari Persia berkata: “Aku ingin membeli anggur”. “Aku ingin Einab”, sahut yang lain dari jazirah Arab. Seorang lagi asal Turki segera menyanggah. “Tidak, aku mau uzum”. “Kalau aku suka stafylia”, orang terakhir dari kerajaan Romawi tak mau ketinggalan.  

Baca Yang lain

Dahulukan Rahmat-Nya diatas Segalanya !

Dahulukan Rahmat-Nya diatas Segalanya ! Bila kita telaah lebih dalam, akan kita temukan berbagai tema dalam Al-Qur’an yang selalu mendahulukan Rahmat Allah swt di atas segalanya. Dalam kisah para Nabi pun akan kita temukan penekanan-penekanan yang menampilkan betapa luasnya Rahmat Allah diatas segalanya. Mengapa pembahasan Rahmat Allah selalu didahulukan sebelum tema lainnya? Itu semua karena pondasi dari seluruh ciptaan ini adalah Rahmat Allah swt. Dia menciptakan seluruh makhluk dengan Rahmat-Nya, tegaknya alam semesta ini juga karena Rahmat-Nya dan seluruh keindahan dan keteratuan yang berputar di alam ini juga berkat rahmat-Nya.

Baca Yang lain

Bila Anda Berjiwa Islami Pasti Mudah Memaafkan

Bila Anda Berjiwa Islami Pasti Mudah Memaafkan Kita sekarang berada di zaman yang serba terbalik. Yang bersikap Islami dituduh macam-macam, yang jauh dari ajaran Islam merasa paling Islami. Padahal, bila kita menengok sedikit kepada Al-Qur’an, dalam waktu singkat akan tampak wajah yang sebenarnya dari ajaran suci ini.

Baca Yang lain

8 Macam Karma dari Dustamu !

8 Macam Karma dari Dustamu ! Dusta adalah salah satu sifat keji “kelas tinggi” dalam pandangan Islam. Sebagian besar keburukan terkumpul dalam sifat ini sehingga banyak sekali ayat dan riwayat yang mengecam para pembohong dan pendusta.

Baca Yang lain

TOLERANSI PRAGMATIS DAN TOLERANSI LOGIS

TOLERANSI PRAGMATIS DAN TOLERANSI LOGIS Bila diperhatikan dari perbedaan objek dan bidang, bisa disimpulkan ada dua prinsip yang membentuk dua macam toleransi.

Baca Yang lain

PENERIMAAN DAN PENOLAKAN TERHADAP PANDANGAN ORANG LAIN

PENERIMAAN DAN PENOLAKAN TERHADAP PANDANGAN ORANG LAIN Yang terpenting dalam segala aktivitas positif terhadap orang lain, dalam dakwah, pendidikan, politik dan lainnya, adalah akseptabilitas atau keterterimaan. Niat baik, konsep yang valid, pelaku yang mumpuni dan semua faktor penting tanpa penerimaan pihak lain sebagai mitra interaksi tidaklah cukup untuk mempengaruhi (menguatkan apalagi mengubah) pandangan, sikap dan tindakan orang lain.  

Baca Yang lain

islam tanpa indonesia

islam tanpa indonesia Hasilnya adalah, “anak kandung” agama bahari ini sudah punah sejak kemangkatan Rasulullah Muhammad Saw pada abad ke-7 M. Keratuan Kalingga barangkali tak harus meleburkan mugiya rahayu sagung dumadhi menjadi assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu, yang dibawa ‘Ali bin Abi Thalib ke sini. Generasi awal Wali Songo mungkin tak usah membangun jaringan luar biasa kokoh di sepanjang pantai utara Jawa hingga ke tanah Hijaz.

Baca Yang lain

Ingusan, merendahkan dengan cercaan

Ingusan, merendahkan dengan cercaan Ada beragam cara untuk mencaci, secara kasar dan halus, yang membutuhkan konteks sejarah serta rasa bahasa. Dalam khazanah sastra Jawa ada ekspresi kebahasaan yang membutuhkan landheping panggrahita (kepekaan rasa) untuk memahaminya. Dahulu kala para pujangga Jawa tak wijang (rapi, serba beraturan-red) dalam mencerca. Memang, ekspresi kebahasaan yang lembut sering bertujuan untuk ndumuk rasa (menyentuh rasa-red).

Baca Yang lain

Untukmu Sebelum Untuk Yang Lainnya !

Untukmu Sebelum Untuk Yang Lainnya ! Banyak ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan oleh seseorang akan kembali kepada dirinya sendiri. Begitu pula setiap keburukan yang ia perbuat juga akan kembali kepada dirinya sendiri.

Baca Yang lain

Dahsyatnya Hati Orang Yang Mampu Menahan Amarah

Dahsyatnya Hati Orang Yang Mampu Menahan Amarah Orang-orang bertakwa sangat yakin bahwa Allah selalu melihat kondisi mereka. Mendengar rintihan mereka. Merasakan kepedihan hati mereka. Dan Allah tidak akan pernah melupakan semua itu. Orang-orang bertakwa lebih memilih diam dan tidak membalas dendam karena mereka yakin balasan Allah akan jauh lebih indah apabila mereka mampu untuk bersabar.

Baca Yang lain

Antara Cita-Cita Yang Mahal dan Harapan Yang Murahan !

Antara Cita-Cita Yang Mahal dan Harapan Yang Murahan ! Bila kita membuka ayat-ayat Al-Qur’an, akan kita temukan keunikan-keunikan dari sifat manusia. Salah satunya adalah beragamnya cita-cita dan harapan mereka dalam hidup.

Baca Yang lain

Partner Ideal Menurut Al-Qur’an

Partner Ideal Menurut Al-Qur’an Tak bisa dipungkiri setiap manusia butuh, teman, sahabat, saudara ataupun partner dalam menjalani kehidupan. Manusia tidak bisa hidup sendiri, ia butuh tangan orang lain untuk bisa sampai pada tujuannya. Allah swt menciptakan manusia dalam keadaan lemah sehingga sejak hari kelahirannya manusia butuh kepada selainnya.

Baca Yang lain

3 Syarat Meraih Kemenangan dan Kesuksesan

3 Syarat Meraih Kemenangan dan Kesuksesan Setiap manusia mendambakan kemenangan. Setiap insan ingin meraih cita-citanya. Dan setiap orang ingin mendapatkan kesuksesan dalam hidupnya. Dalam Surat An-Nur Allah menyebutkan tiga syarat bagi mereka yang ingin meraih kemenangan dan kesuksesan tersebut.

Baca Yang lain